Ikuti Kami

Megawati Buka Pelatihan KSB PDI Perjuangan Guna Tingkatkan Kinerja Organisasi Partai; Ini Isinya

Buka Pelatihan KSB PDI Perjuangan, Bu Mega Bicara Tantangan Bangsa dan Negara hingga Geopolitik yang harus dijawab Partai

Megawati Buka Pelatihan KSB PDI Perjuangan Guna Tingkatkan Kinerja Organisasi Partai; Ini Isinya
Ketua Umum PDI Perjuangan Prof.Dr. Megawati Soekarnoputri.

Jakarta, Gesuri.id – Ketua Umum PDI Perjuangan Prof.Dr. Megawati Soekarnoputri secara resmi membuka agenda penguatan organisasi bagi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) pengurus daerah se-Indonesia di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis (16/4). 

Acara itu dilaksanakan secara luring dan daring. Megawati hadir didampingi Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto. Hadir juga jajaran DPP PDI Perjuangan lainnya, diantaranya adalah Ketua DPP PDI Perjuanggan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi Andreas Hugo Pareira, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Reformasi Hukum dan HAM  Yasonna H. Laoly, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemberdayaan Perempuan & Anak Bintang Puspayoga,  Ketua DPP PDIP BidangPariwisata Yanti Sukamdani, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga My Esty Wijayanti, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Sumber Daya Said Abdullah, dan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehutanan & Lingkungan Hidup Eriko Sotarduga. Hadir juga Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal Dolfie O.F.P, dan Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan Yoseph Aryo Adhi Dharmo.

Ratusan pengurus daerah hadir di lokasi maupun secara daring melalui aplikasi Zoom. Acara dibuka hari ini dan akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan.

Momentum ini dimanfaatkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk memacu semangat kader di tengah berbagai tantangan yang tidak mudah, serta bagaimana partai selalu hadir sebagai sokoguru negara dan seluruh kader turun ke bawah.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Disiplin Organisasi

Pembukaan acara diawali dengan penekanan disiplin yang sangat ketat. Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, menyatakan bahwa setiap peserta wajib mengikuti proses kaderisasi secara utuh. Kader tidak hanya diminta hadir secara fisik, tetapi juga membuktikan pemahaman mereka melalui tugas kepemimpinan dan manajerial Partai.

“Materi mencakup aspek ideologi, geopolitik, Pancasila dan narasi pembebasan rakyat tertindas, hingga kepemimpinan dan manajerial agar fungsi organisasi Partai berjalan semakin optimal”, ujarnya.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menambahkan bahwa Sekolah Partai merupakan tempat pelembagaan ideologi. Partai adalah organisasi pergerakan rakyat. Seluruh kader Partai harus memiliki semangat yang menyala-nyala bagaikan api perjuangan yang berada di sekolah Partai dan terus menyala sebagai tanda bahwa kader PDI Perjuangan tidak pernah menyerah di dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. 

“Jadikanlah pelatihan ini sebagai momentum untuk membangkitkan energi perjuangan. Kontemplasikan setiap materi yang diberikan agar meresap sehingga menjadi pedoman perilaku kader Partai. Kepercayaan rakyat menjadi modal penting dalam pemenangan Pemilu 2029,” ujar Hasto.

Kondisi Terkini dan Perintah Turun ke Akar Rumput

Dalam arahannya, Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya memahami pemikiran kritis-dialektis dari Bung Karno agar kader memiliki visi masa depan, dan sekaligus kokoh membumi di tengah rakyat. “Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami politik sebagai kehidupan”, ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Megawati juga memaparkan analisis tajam mengenai situasi global. Ia memperingatkan dampak ketegangan Iran-Israel di Selat Hormuz terhadap perekonomian dalam negeri dan ketegangan global.

“Saya sudah perintahkan agar para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDI Perjuangan mengambil kebijakan terobosan untuk melakukan penghematan anggaran. Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat. Buat mobilisasi kerja padat karya,” kata Megawati.

Sementara di dalam negeri, Megawati menyampaikan laporan para ibu kepada dirinya soal harga barang kebutuhan pokok yang naik seperti cabai dan lain-lain.

Bagi Megawati, semua hal ini seharusnya membuat kader PDI Perjuangan tak boleh diam dan seharusnya justru semakin turun ke Akar Rumput untuk membantu rakyat. Ia pun menginstruksikan kader untuk kreatif dalam membantu rakyat, salah satunya melalui program ketahanan pangan keluarga dan sosialisasi buku masakan murah bergizi untuk menekan angka stunting.

Megawati juga memberikan peringatan serius mengenai posisi PDI Perjuangan yang saat ini bertindak sebagai penyeimbang dan tidak berada di dalam kabinet pemerintahan. Ia mengingatkan kader agar tidak bermain-main dan jangan melangar hukum. 

Selain berbicara kondisi eksternal, Megawati juga bicara tentang tata kelola organisasi, Megawati membedah peran KSB secara spesifik. Ketua diinstruksikan untuk mampu "mengguyubkan" seluruh anggota hingga ke level bawah, sementara Sekretaris bertanggung jawab atas operasional partai. Khusus untuk Bendahara, Megawati melarang keras pencampuran uang pribadi dengan uang organisasi.

Baca: Jangkar Baja Nilai Ganjar Pranowo Sosok Yang Otentik & Konsisten

“Kalau Bendahara, uang jangan dikekep sendiri (dipegang sendiri). Kita punya tabungan-tabungan dana abadi loh. Ketua harus bisa mengguyubkan orang-orangnya. Sekretaris itu tanggung jawab jalannya partai,” jelasnya.

Di sisi lain, ia menekankan agar tata kelola keuangan partai harus benar. Ia menyontohkan dirinya sebagai ketua umum tak pernah menyentuh uang organisasi, karena itu merupakan tugas seorang bendahara. 

Ia juga mewajibkan pengurus daerah untuk mengadakan rapat rutin, minimal seminggu satu kali setiap hari Selasa dengan sistem absensi yang ketat. Kantor sekretariat partai di daerah harus selalu siap melayani rakyat yang ingin bergabung atau membuat KTA. “Bikin dong kebiasaan rapat. Yang satu cari masalahnya apa, yang kedua cari solusinya. Jadi ini terus berjalan,” perintahnya.

Megawati menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh gemblengan ini adalah membangun partai yang kuat secara ideologis untuk memenangkan hati rakyat. Ia ingin PDI Perjuangan menjadi "Soko Guru" atau pilar utama bagi negara dan bangsa.

“Kemenangan bagi kita bukan sekadar kemenangan elektoral. Kemenangan bagi kita adalah ketika rakyat merasakan kehadiran partai. Ketika rakyat merasakan keadilan. Saya hanya ingin partai ini tetap tegak menjadi sokoguru bagi negara dan bangsa,” pungkas Megawati.

Quote