Ikuti Kami

Warisi "Api" Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Sleman Ingatkan Kader Muda Tak Tergoda Politik Pragmatis

Forum ini menghadirkan jajaran pengurus partai, tokoh masyarakat, hingga para senior yang menjadi saksi sejarah peristiwa 27 Juli 1996.

Warisi

Jakarta, Gesuri.id - Peringatan peristiwa kelam Kudatuli 1996 dimanfaatkan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sleman untuk memperkuat soliditas internal sekaligus mewariskan semangat perjuangan kepada generasi muda partai.

​Semangat tersebut digaungkan melalui sebuah acara sarasehan yang digelar di Kapanewon Berbah, Sleman, Rabu (5/8/2026) malam.

Forum ini menghadirkan jajaran pengurus partai, tokoh masyarakat, hingga para senior yang menjadi saksi sejarah peristiwa 27 Juli 1996 tersebut.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

​Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Dwi Wahyu RB, menegaskan bahwa fondasi kekuatan partai hari ini didirikan di atas pengorbanan serta keyakinan para kader masa lalu terhadap nilai kebenaran.

​"Kegilaan kita dulu ternyata membuahkan kemenangan yang membuat partai ini kuat sekarang. Dulu kita dikejar-kejar aparat, tetapi tetap maju karena meyakini kebenaran pasti menang," ujar Dwi Wahyu di hadapan para kader muda dan senior partai.

​Anggota DPRD DIY tersebut mengingatkan bahwa bentuk tantangan zaman telah bergeser. Jika pada era Orde Baru ancaman datang dalam bentuk tekanan fisik dan represivitas aparat, kini tantangan utama kader hadir berupa dinamika persaingan internal serta godaan politik pragmatis.

​Ia juga menyoroti sistem pemilu proporsional terbuka yang berpotensi memicu gesekan antarkader. Oleh karena itu, ia berpesan agar solidaritas partai tidak mudah tergoyahkan oleh kepentingan jangka pendek.

"Anak-anak muda dan kader hari ini tidak boleh hanya mewarisi abunya, tetapi harus mewarisi apinya. Api perjuangan itulah yang harus ditularkan. Jangan sampai kita diadu domba atau tergoda sembako lalu melupakan mental perjuangan," tegasnya.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

​Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Budi Sanyata, menjelaskan bahwa sarasehan ini sengaja dirancang untuk menyerap aspirasi langsung dari para veteran partai dan tokoh masyarakat. Rekam jejak pengalaman para senior dinilai menjadi kompas penting bagi kepengurusan saat ini dalam menjaga kedekatan dengan rakyat.

​"Melalui sarasehan ini, kami ingin mendapatkan masukan tentang cara berinteraksi yang efektif dengan masyarakat, sehingga keberadaan PDI Perjuangan betul-betul dirasakan manfaatnya. Sesuai amanat partai, kita harus bergotong-royong membantu masyarakat," tutur Budi.

​DPC PDI Perjuangan Sleman menargetkan poin-poin masukan dari forum ini dapat ditransformasikan menjadi program kerja yang konkret, berpihak pada rakyat, serta mampu memperakar soliditas organisasi dari tingkat ranting hingga cabang.

Quote