Jakarta, Gesuri.id – Momentum ulang tahun ke-79 Hj. Megawati Soekarnoputri menjadi ruang refleksi mendalam bagi para kader PDI Perjuangan di seluruh penjuru tanah air.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Lusia Rosalina, menyampaikan pesan penuh makna mengenai dedikasi dan perjalanan spiritual politik Presiden ke-5 Republik Indonesia tersebut.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Bagi Lusia, sosok Megawati bukan sekadar tokoh politik, melainkan simbol keteguhan yang lahir dari tempaan sejarah yang sulit. Ia menekankan bahwa sejarah besar tidak pernah lahir dari zona nyaman, melainkan dari keberanian melawan keadaan.
Dalam catatannya, Lusia menyoroti perbedaan mencolok perjalanan hidup Megawati dibandingkan anak-anak mantan presiden lainnya. Alih-alih mendapatkan kemudahan, Megawati justru melewati masa-masa sulit, mulai dari dipaksa berhenti kuliah hingga harus meninggalkan istana negara karena tekanan politik masa lalu.
"Ibu Mega adalah potret perempuan yang ditempa kerasnya zaman. Disingkirkan dan ditekan, namun tidak pernah menyerah. Ia memilih bertahan dengan caranya sendiri: tenang, tegas, dan setia pada nilai perjuangan," ujar Lusia Rosalina.
Lusia menegaskan bahwa konsistensi Megawati dalam kancah politik nasional bukan semata-mata demi mengejar kekuasaan, melainkan demi menjaga marwah bangsa dan kedaulatan rakyat.
Pelajaran berharga yang ia petik adalah bahwa politik bukan soal menang atau kalah dalam hitungan hari, melainkan tentang menjaga prinsip agar tidak tergerus oleh zaman.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
"Perjalanan hidup beliau mengajarkan saya bahwa perjuangan adalah tentang konsistensi berdiri di jalan yang benar, meski terkadang harus berjalan sendiri," tambahnya.
Menutup refleksinya, Lusia Rosalina menyampaikan apresiasi mendalam atas keteladanan Megawati yang tetap konsisten menjadi "penjaga api ideologi" dan cinta tanah air di usianya yang hampir menyentuh angka delapan dekade.
"Selamat ulang tahun, Ibu. Terima kasih atas keberanian dan kesetiaan pada perjuangan. Semoga sehat selalu dan terus menjadi inspirasi bagi kami untuk tidak lelah mencintai Indonesia dan rakyatnya," pungkas Lusia.

















































































