Jakarta, Gesuri.id - Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memberikan respon cepat terhadap keluhan masyarakat terkait masalah limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengganggu kenyamanan warga.
Ia menegaskan, Pemkab Gunungkidul tidak akan mentolerir aktivitas yang berpotensi merugikan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan.
Dalam pernyataannya, Endah menekankan lingkungan yang bersih dan sehat adalah hak setiap warga.
Oleh karena itu, pemerintah telah turun langsung ke lokasi bersama unsur TNI dan Polri untuk memantau kondisi di lapangan serta mendorong percepatan penanganan masalah limbah tersebut.
Pemerintah daerah meminta pengelola kegiatan untuk segera menyelesaikan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), dan memastikan tidak ada lagi aliran limbah yang mencemari lingkungan permukiman.
Selain itu, Pemkab bersama instansi teknis akan melakukan pengawasan secara berkala.
Jika ditemukan pelanggaran terhadap regulasi, tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku akan diberikan.
Kepada seluruh pengelola SPPG, Endah mengajak untuk menjadikan kepatuhan terhadap regulasi sebagai komitmen utama dalam operasional.
"Jangan menunggu keluhan muncul. Pastikan seluruh sistem pengelolaan limbah berjalan sesuai standar sebelum menimbulkan dampak bagi masyarakat," ujarnya, dikutip Kamis (5/3/2026).
Sementara itu, kepada masyarakat, Bupati mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan partisipasinya.
Ia juga mendorong warga untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan lingkungan yang terjadi.
"Bersama, kita jaga Gunungkidul tetap bersih, sehat, dan nyaman untuk semua," tutup Endah.
Langkah cepat Pemkab Gunungkidul ini, diharapkan dapat segera mengatasi masalah limbah dan memulihkan kenyamanan warga, sekaligus memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dengan baik tanpa merusak lingkungan.

















































































