Padang, Gesuri.id – Relawan kesehatan DPP PDI Perjuangan tiba di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (3/1/2026) pagi, setelah sebagian tim menempuh perjalanan darat dari Jakarta.
Kedatangan rombongan ambulans dan tenaga medis ini menjadi bagian dari misi kemanusiaan PDI Perjuangan untuk membantu warga terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah daerah di Sumatera Barat.
Setibanya di Padang, apel kesiapan dilakukan sebelum para relawan diberangkatkan ke wilayah-wilayah terdampak. Apel tersebut dipimpin Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning, didampingi Wakil Sekretaris DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat Alex Indra Lukman serta Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Padang Albert Hendra Lukman.
Tim medis yang diterjunkan ke Sumatera Barat terdiri atas enam dokter dan 10 perawat, termasuk lima dokter diaspora yang saat ini bekerja di luar negeri dan secara khusus bergabung dalam misi kemanusiaan tersebut.
Selain tenaga medis, PDI Perjuangan juga mengerahkan delapan unit ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan di delapan kabupaten dan kota terdampak bencana. Tiga unit ambulans ditempatkan di Kabupaten Agam dan Pasaman Barat. Satu unit ambulans bertugas di wilayah Malalo, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Solok.
Sementara itu, satu unit disiagakan di Kabupaten Pesisir Selatan, satu unit di Kabupaten Kepulauan Mentawai, serta dua unit lainnya di Kota Padang dan Kabupaten Padangpariaman.
“Setiap wilayah dilengkapi dokter, perawat, pengemudi, serta obat-obatan dan vitamin untuk para penyintas,” ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman.
Usai apel, tim medis DPP PDI Perjuangan yang dipimpin dr. Ribka Tjiptaning langsung bergerak menuju Posko Tanggap Darurat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Agam di Bayur, Kecamatan Tanjung Raya. Di lokasi tersebut, tim memberikan layanan pengobatan gratis bagi warga terdampak bencana.
Layanan kesehatan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan DPP PDI Perjuangan yang sebelumnya dilepas dari Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada 29 Desember 2025. Dalam misi tersebut, DPP PDI Perjuangan mengerahkan total 30 unit ambulans, 30 dokter, 60 perawat, serta 30 relawan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) ke wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Tugas ini tidak hanya satu atau dua hari, tetapi sampai kondisi masyarakat benar-benar pulih,” tegas dr. Ribka Tjiptaning.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman menambahkan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara khusus meminta para relawan untuk bertugas hingga akhir Februari atau awal Maret 2026, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Selain layanan medis, PDI Perjuangan juga mengoperasikan dapur umum di Kecamatan Tanjung Raya dengan distribusi sekitar 2.200 paket rendang per hari. Bantuan sembako, pakaian, serta perlengkapan lapangan lainnya turut disalurkan kepada warga terdampak bencana.
Sejak hari ketiga pascabencana, tiga unit alat berat juga telah diturunkan untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor dan banjir di Kecamatan Tanjung Raya, Palembayan, serta sejumlah wilayah lain di Kabupaten Agam.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana Tri Rismaharini juga turun langsung ke Kabupaten Agam bersama Baguna. Mantan Menteri Sosial itu menyerahkan bantuan sekitar tiga ton sekaligus memastikan penanganan bencana dan pemulihan warga berjalan cepat dan tepat sasaran.

















































































