Jakarta, Gesuri.id - DPP PDI Perjuangan menerjunkan tim kesehatan dan pelayanan medis untuk warga terdampak bencana di Desa Golo Watu, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning, menyampaikan bahwa jajaran partai bersama tim medis telah bergerak cepat sejak awal terjadinya bencana di wilayah tersebut.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
"Begitu bencana terjadi tanggal 15, tanggal 16 kami sudah sampai di sini. Perjalanan memakan waktu 7 hingga 9 jam, tetapi di sini semua saudara kami. Ibu Mega memerintahkan kami untuk selalu menangis dan tertawa bersama rakyat. Jika rakyat Flores menangis, kami juga hadir untuk bersama-sama meringankan beban," ujar Ribka di hadapan warga Desa Golo Watu.
Dalam aksi kemanusiaan ini, DPP PDI Perjuangan menggandeng pengurus DPD, DPC, hingga ranting partai, serta berkolaborasi dengan tenaga medis dari puskesmas setempat. Tim yang diturunkan terdiri dari dokter, bidan, dan perawat untuk memberikan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat yang terdampak secara fisik maupun psikologis akibat gempa.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
Selain pelayanan medis darurat di darat, PDI Perjuangan juga mengerahkan armada kapal kesehatan yang dilengkapi fasilitas kamar operasi kecil dan ambulans penunjang. Kapal tersebut dijadwalkan bersandar di Reo sebelum melanjutkan misi kemanusiaan menuju Maumere.
"Kapal kesehatan kami sebelumnya sudah beroperasi membantu penanganan bencana di berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Sumatera. Kami berharap pengobatan gratis ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat setempat," tambah Ribka.
Ia juga mengimbau warga, khususnya para orang tua dan anak-anak, untuk tidak ragu memeriksakan kondisi kesehatan mereka kepada tim dokter yang bertugas. Melalui aksi tanggap darurat ini, PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus mendampingi warga hingga kondisi di wilayah terdampak kembali pulih.

















































































