Ikuti Kami

Buka Soekarno Run di Blitar, Eri Cahyadi: Lari dengan Kaki Sendiri, Warisi Api Bung Karno

Lepas Ribuan Pelari Soekarno Run Blitar, Eri Cahyadi Ingatkan Filosofi Berdikari Bung Karno

Buka Soekarno Run di Blitar, Eri Cahyadi: Lari dengan Kaki Sendiri, Warisi Api Bung Karno
Lepas Ribuan Pelari Soekarno Run Blitar, Eri Cahyadi Ingatkan Filosofi Berdikari Bung Karno

Blitar, Gesuri.id – Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPDPDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Eri Cahyadi, menyatakan bahwa ajang lari Soekarno Run sarat dengan filosofi kemandirian dan ajaran berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari) sebagaimana yang selalu diajarkan oleh Proklamator RI Ir. Soekarno (Bung Karno).

Eri menyatakan, olahraga lari mengajarkan setiap individu untuk mengandalkan kekuatan, daya tahan, dan semangat diri sendiri tanpa bergantung pada orang lain untuk mencapai garis akhir.

Pesan penuh motivasi tersebut disampaikan Eri sesaat sebelum melakukan pelepasan (flag off) peserta Soekarno Run di Alun-Alun Kota Blitar, Jawa Timur, Minggu (8/11/2026) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Eri Cahyadi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Surabaya tampak didampingi oleh Bupati Blitar Rijanto, Anggota DPR RI Fraksi PDIP Pulung Agustanto, serta jajaran fungsionaris pengurus DPD PDIP Jawa Timur dan DPC PDIP Blitar.

Sementara itu, di barisan depan garis start, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto tampak bersiap bersama para pelari lainnya. 

Mengenakan kaus resmi Soekarno Run berwarna merah menyala, Hasto terlihat melakukan pemanasan ringan sebelum menempuh rute lomba.

Pada ajang kali ini, Hasto turun langsung mengikuti kategori lari 10 kilometer (10K), yang melintasi situs bersejarah rumah masa kecil Bung Karno di Istana Gebang hingga kompleks Makam Sang Proklamator. 

Turut hadir dan membaur di tengah lintasan, mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang juga Ketua DPP PDIP. Ia didampingi oleh sang istri Siti Atikoh.

Di hadapan ribuan pelari yang telah memadati kawasan alun-alun sejak subuh, Eri Cahyadi menyapa antusiasme peserta yang siap menyusuri sudut-sudut jalanan bersejarah di Kota Blitar.

"Hari ini lari yang luar biasa. Ada Pak Sekjen PDI Perjuangan Pak Hasto Kristiyanto, dan langsung lari juga Pak Ganjar. Hari ini lari dalam suasana yang berbeda, sangat luar biasa karena melewati Istana Gebang dan Makam Bung Karno," ujar Eri membakar semangat para pelari.

Eri lantas menguraikan pesan substansial di balik olahraga lari yang menurutnya sangat relevan dengan nilai-nilai patriotisme Bung Karno.

"Hari ini kita diajarkan bagaimana lari dengan kaki sendiri. Bahwa kita tidak bisa mengandalkan lari dengan peserta lain. Kita punya semangat, kita punya daya tahan tubuh, kita punya kekuatan. Maka inilah pesan dari Bung Karno bahwa kita
harus berdiri di kaki sendiri," tegasnya disambut riuh tepuk tangan peserta.

Mengutip pemikiran Bung Karno, Eri memaparkan bahwa tempaan fisik melalui olahraga berdaya dorong melahirkan generasi manusia baru yang berkarakter tangguh, memiliki orientasi visi yang jelas, serta berjiwa pantang menyerah.

"Di dalam olahraga ini akan muncul manusia yang baru, kata Bung Karno. Karena dengan lari, kita memulai sesuatu dengan semangat. Kita lari harus memiliki visi untuk mencapai ke depan, dan ketika mencapai garis finis, kita harus punya semangat pantang menyerah," ujar Eri.

Ia pun mengajak seluruh peserta agar tidak sekadar mengejar catatan waktu medali, melainkan meresapi nilai-nilai luhur kepahlawanan sepanjang rute perlombaan.

"Maka dengan Soekarno Run hari ini, sambil berlari, dengan memahami filosofi itu, kita mewarisi api perjuangan Soekarno. Selamat menikmati Kota Blitar, tetap berhati-hati dalam berlari, dan mari bersama-sama mewarisi api perjuangan Bung Karno," pungkas Eri sebelum mengangkat bendera start.

Sebelum flag off, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya 

Sport Tourism Diramaikan 4.200 Peserta

Perhelatan Soekarno Run Blitar 2026 berlangsung pada Minggu (8/11/2026) pagi, sebagai rangkaian kegiatan memperingati momentum Hari Pahlawan 10 November.

Ketua Panitia Soekarno Run Blitar 2026, Rera Alvi Syahrina, membeberkan bahwa minat masyarakat terbilang luar biasa dengan total 4.200 pelari yang memastikan diri ambil bagian, termasuk 135 atlet profesional.

Para peserta tidak hanya datang dari wilayah Jawa Timur, melainkan berdatangan dari berbagai provinsi di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kompetisi ini menghadirkan dua kategori jarak, yaitu 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Daya tarik utama ajang ini bertumpu pada konsep sport tourism, di mana rute 5K melintasi cagar budaya rumah masa kecil Bung Karno di Istana Gebang, sementara rute 10K membentang dari Istana Gebang hingga kompleks Makam Bung Karno.

Selain ribuan pegiat lari dari berbagai daerah, agenda lari massal ini juga dipastikan dihadiri deretan elite partai dan tokoh nasional.

Sejumlah nama yang dijadwalkan hadir antara lain  Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Anggota DPR RI Once Mekel dan Ronny Talapessy, serta jajaran pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Jawa Timur.

Quote