Ikuti Kami

Gaspol! Armuji Siapkan 100 Titik Teba yang Akan Masuk MURI

Program yang diinisiasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan tersebut akan dilaksanakan serentak secara nasional pada 14 November 2026.

Gaspol! Armuji Siapkan 100 Titik Teba yang Akan Masuk MURI
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 100 titik Teba atau lubang pengolahan sampah organik di sejumlah wilayah Kota Surabaya. 

Program yang diinisiasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan tersebut akan dilaksanakan serentak secara nasional pada 14 November 2026.

“Kalau di PDI Perjuangan namanya Teba. Teba ini yang akan masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Jadi, diinstruksikan seluruh DPC, seluruh DPD, anggota fraksi DPR provinsi, DPRD kota, maupun DPR RI untuk membuat Teba tersebut,” kata Armuji, dikutip Jumat (6/11/2026).

Armuji menjelaskan, program Teba merupakan salah satu upaya PDI Perjuangan untuk mendorong pengelolaan sampah organik agar memiliki nilai manfaat. Melalui metode tersebut, sampah organik tidak sekadar dibuang, tetapi diolah melalui proses penguraian hingga menghasilkan pupuk yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman produktif.

Menurutnya, ukuran lubang Teba akan disesuaikan dengan kondisi wilayah serta ketersediaan lahan. Untuk skala yang lebih besar, seperti konsep Mega Pertiwi, lubang Teba dibuat dengan ukuran panjang 3 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 3 meter.

Sementara itu, untuk kawasan permukiman maupun sekitar pasar, ukuran lubang yang disiapkan lebih kecil, yakni 1,5 meter x 1,5 meter dengan kedalaman 1,5 meter.

Terkait pengelolaannya, Armuji mengatakan masyarakat akan dilibatkan secara langsung, terutama untuk pembangunan dan pemanfaatan Teba di kawasan perkampungan. Dengan demikian, program tersebut diharapkan dapat menjadi gerakan bersama dalam mengurangi persoalan sampah dari lingkungan terkecil.

“Kalau di daerah perkampungan, ya diserahkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Khusus di Kota Surabaya, DPC PDI Perjuangan menargetkan pembangunan sekitar 100 titik Teba. Lokasi pembuatannya akan tersebar di berbagai wilayah dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan yang memungkinkan untuk dilakukan penggalian.

“Kalau di Surabaya sekitar 100 titik. Tersebar di semua tempat yang ada lahan memungkinkan untuk digali dan dibuat Teba,” ungkap Armuji.

Melalui program ini, PDI Perjuangan berharap pengolahan sampah organik dapat dilakukan lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Selain mengurangi volume sampah yang dibuang, hasil penguraian juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk mendukung penghijauan dan pengembangan tanaman produktif di Kota Surabaya.

Quote