Ikuti Kami

Krisantus Kurniawan Siapkan Paket Sembako dengan Harga Subsidi dari Rp90 ribu Jadi Rp50 Ribu Per Paket

Krisantus: Menjelang hari raya biasanya terjadi inflasi.

Krisantus Kurniawan Siapkan Paket Sembako dengan Harga Subsidi dari Rp90 ribu Jadi Rp50 Ribu Per Paket
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Camat Tekarang, Tekarang District, sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan.

Kalbar, Gesuri.id - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Camat Tekarang, Tekarang District, sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan.

“Menjelang hari raya biasanya terjadi inflasi. Hari ini kita siapkan paket sembako dengan harga subsidi, dari Rp90 ribu menjadi Rp50 ribu per paket,” ujarnya di hadapan masyarakat, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan pasar murah tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi West Kalimantan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menekan potensi kenaikan harga menjelang bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan paket sembako bersubsidi yang berisi berbagai kebutuhan dasar seperti beras, gula, dan minyak goreng. Paket tersebut dijual di bawah harga pasar sehingga masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan biaya yang lebih ringan.

Kehadiran pasar murah ini disambut antusias oleh warga setempat. Banyak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasar.

Menurut Krisantus, peningkatan permintaan bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri kerap memicu kenaikan harga di pasar. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan berbagai langkah antisipasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

“Kita pahami bahwa inflasi selalu terjadi menjelang hari raya karena meningkatnya permintaan dan terbatasnya pasokan. Ke depan, saya minta ada sinkronisasi program dinas terkait untuk membangun sentra-sentra produksi kebutuhan pokok yang selama ini menjadi penyumbang inflasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pengendalian inflasi tidak cukup hanya melalui kebijakan jangka pendek seperti pasar murah. Pemerintah daerah perlu menyusun strategi yang lebih komprehensif, termasuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan meningkatkan produksi bahan pokok di daerah.

Krisantus juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat untuk mengembangkan sentra-sentra produksi pangan sesuai potensi daerah masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar wilayah.

Dengan penguatan produksi lokal dan koordinasi antarinstansi yang baik, pemerintah berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terjaga, terutama menjelang momentum penting seperti Ramadan dan Idulfitri.

Quote