Jakarta, Gesuri.id - DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung menyalurkan bantuan logistik berupa tenda darurat guna memperkuat kesiapsiagaan mitigasi bencana bagi masyarakat di Pulau Sebesi, Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (14/9/2026).
Langkah tanggap darurat ini diambil sebagai bentuk perhatian khusus terhadap warga pulau terluar yang berada dalam radius terdekat dengan kawasan rawan bencana Gunung Anak Krakatau (GAK).
Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Winarti, menyerahkan langsung bantuan dari DPP partai tersebut saat melakukan koordinasi lapangan bersama DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Kendati pos pemantauan mengonfirmasi kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini masih terpantau aman dan kondusif, langkah antisipasi terpadu tetap disiapkan agar jajaran struktur partai dapat bergerak cepat menangani evakuasi warga.
Penyaluran bantuan teknis ini diharapkan dapat menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat pesisir di tengah dinamika aktivitas vulkanik di Selat Sunda.
Winarti menekankan bahwa pemantauan ketat serta koordinasi berkelanjutan dengan otoritas resmi menjadi kunci utama mitigasi bencana daerah.
"Hari ini kami kembali berkoordinasi dengan pos pemantauan dan Alhamdulillah kondisi Gunung Anak Krakatau tetap dalam keadaan baik. Kita terus mendoakan, tetapi tetap waspada dan siap melakukan langkah mitigasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan," kata Winarti, Senin (14/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Winarti didampingi jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Lampung, di antaranya Palgunadi, Budhi Condrowati, Yanuar Irawan, Juandi, dan Donald Harris Sihotang.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan, Lesty Putri Utami, mengonfirmasi bahwa seluruh arahan pusat dan provinsi telah ditindaklanjuti hingga ke tingkat ranting.
"Seluruh instruksi telah dijalankan sebagai bentuk kesiapan struktur partai dalam mendampingi dan membantu masyarakat apabila terjadi kondisi darurat akibat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau, terutama bagi warga Pulau Sebesi," tegas Lesty.
Melalui koordinasi yang intensif ini, partai memastikan kesiapan simpul evakuasi dan posko darurat tetap siaga merespons kebutuhan masyarakat di lapangan.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Pulau Sebesi merupakan satu di antara pulau berpenghuni yang terletak di Selat Sunda, dan masuk dalam wilayah administratif Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.
Daratan pulau ini berada pada posisi terdekat dengan gugusan pulau tempat berdirinya Gunung Anak Krakatau (GAK) alias berjarak sekitar 19–20 kilometer.
Karakteristik geografisnya yang terisolasi dari daratan utama Pulau Sumatera menjadikan Pulau Sebesi kawasan paling rawan terdampak hempasan gelombang tsunami vulkanik maupun hujan abu pekat saat erupsi GAK terjadi.

















































































