Manggarai, Gesuri.id — Kepedulian PDI Perjuangan terhadap warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berlanjut.
Tim Kesehatan Rumah Sakit (RS) Apung Laksamana Malahayati menggelar pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kampung Karot Tadong, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Senin (31/8).
Layanan kesehatan tersebut disambut antusias oleh warga setempat. Lebih dari 150 orang hadir untuk memeriksakan kondisi fisik sekaligus berkonsultasi mengenai keluhan psikologis pascabencana, terutama kecemasan akibat ancaman gempa susulan.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Bidan RS Apung Laksamana Malahayati, Apolonia Laratmase yang akrab disapa Olla, mengungkapkan bahwa mayoritas warga mengeluhkan gangguan tidur, pola makan yang tidak teratur, hingga lonjakan tekanan darah mendadak.
"Pasien hari ini mencapai 150 orang lebih. Sebagian besar mengeluhkan dampak pascatrauma gempa. Ada yang tidak bisa tidur dan pola makannya terganggu akibat mengonsumsi makanan seadanya," ujar Olla.
Ia menambahkan, dampak psikologis tersebut memicu tingginya kasus hipertensi di lokasi pengungsian. Bahkan, tim medis menemukan sejumlah pasien dengan tekanan darah ekstrem hingga menembus angka di atas 200 mmHg. Selain penanganan kasus hipertensi pada dewasa dan lansia, tim medis turut menyalurkan vitamin serta obat-obatan bagi anak-anak yang mendominasi keluhan batuk dan pilek.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Melihat kondisi di lapangan, Olla menekankan pentingnya intervensi medis yang disertai pendampingan psikologis (trauma healing). Pasalnya, rasa takut akan bencana susulan membuat banyak warga belum berani kembali ke rumah.
"Ibu-ibu dan anak-anak sangat membutuhkan trauma healing agar mereka bisa lebih tenang dan terbebas dari kecemasan terus-menerus," tambahnya.
Meski digelar di area terdampak, seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan hingga pembagian obat-obatan berjalan tertib. Kehadiran RS Apung Laksamana Malahayati ini diharapkan menjadi wujud nyata semangat gotong royong PDI Perjuangan dalam mendampingi masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

















































































