Larantuka, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur (Flotim) dari Fraksi PDI Perjuangan, Robertus Rebon Kreta, menunjukkan langkah taktis sekaligus simpatik saat menemui konstituennya dalam agenda Reses di Kecamatan Adonara Timur.
Melalui pendekatan yang penuh kekeluargaan, politisi senior ini mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian dan mendukung penuh berbagai program pemerintah daerah demi kesejahteraan bersama.

Kegiatan yang berlangsung di lima lokasi yaitu Desa Tuawolo, Kampung Tobi Kelurahan Lamatewelu, Desa Puhu, Karinglamalouk, dan Desa Lewobunga tersebut disambut penuh gembira.
Suasana dialog yang hangat bahkan mampu membangkitkan optimisme masyarakat hingga larut malam.
"Mereka merasa senang dan penuh antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pada 5 titik yang Saya kunjungi tersebut," ujar Robert Kreta dalam keterangan persnya, Sabtu (11/04/2026).

Menjaga Solidaritas di Tengah Tantangan
Dalam narasi ajakannya, Robert meminta masyarakat untuk tidak goyah meski saat ini Flores Timur sedang dihadapi berbagai beban pembangunan, mulai dari keterbatasan anggaran hingga ancaman bencana alam seperti erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki dan gempa bumi.
Ia secara khusus berpesan agar warga tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang bisa merusak kerukunan.
"Tidak usah terpengaruh dengan berbagai informasi yang cenderung provokatif dan memecah belah," tegasnya di hadapan warga.
Menurutnya, energi masyarakat sebaiknya dicurahkan untuk hal-hal yang membangun. "Sebaiknya sibuk bekerja membangun desa, memajukan kegiatan perekonomian yang produktif. Tetap tenang, fokus kerja membangun usaha ekonomi yang produktif," tambahnya lagi.

Dukungan dan Kontrol Masyarakat
Selain mengajak warga untuk produktif, Robert juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawal kebijakan pemerintah. Ia berharap warga tetap memberikan dukungan sekaligus kontrol sosial agar program pembangunan tetap berjalan di jalur yang benar meskipun daerah sedang melakukan efisiensi anggaran.
"Saya juga mengajak masyarakat untuk mari saling mendukung dan membantu warga yang tengah alami bencana," tutur tokoh yang telah menjabat lima periode di legislatif ini.
Mendengar Aspirasi, Menyiapkan Masa Depan

Meski fokus pada keteduhan situasi, Robert tidak menutup mata terhadap aspirasi fisik seperti infrastruktur jalan antar-desa yang masih butuh perhatian. Ia menyatakan akan segera mengoordinasikan hal tersebut dengan Pemerintah Kabupaten Flores Timur.
Lebih jauh, pria berlatar belakang guru ini juga mulai membuka ruang dialog mengenai regenerasi kepemimpinan politik di Flotim untuk tahun 2029 mendatang. Baginya, masa depan daerah perlu dipersiapkan melalui kolaborasi dan komitmen bersama antara tokoh masyarakat, kaum muda, hingga perangkat desa.
"Saya senang karena masyarakat juga menyambutnya dengan gembira dan antusias," pungkas politisi yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Flotim tersebut.

















































































