Sikakap, Gesuri.id – Kehadiran Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati di dermaga Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, membawa angin segar bagi kesehatan masyarakat setempat.
Kapal kesehatan milik PDI Perjuangan ini disambut dengan penuh sukacita dan kemeriahan sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian terhadap warga di wilayah kepulauan.
Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

Penyambutan armada medis ini berlangsung meriah dengan suguhan tarian selamat datang yang dibawakan oleh siswa-siswi SMPN PUS Sikakap. Suasana penuh kehangatan terlihat saat unsur pimpinan kecamatan, mulai dari Kapolsek, Danramil, hingga jajaran pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan Sikakap, turun langsung menyambut kedatangan kru kapal dan tenaga medis.
Camat Sikakap, Rosalinda, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan kemanusiaan ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang telah memfasilitasi kehadiran layanan kesehatan tersebut di wilayahnya.
"Terima kasih kami ucapkan kepada Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, yang sudah memfasilitasi kami dalam kegiatan pengobatan gratis ini. Kehadiran kapal ini sangat membantu masyarakat kami di Kecamatan Sikakap," ujar Rosalinda dengan penuh rasa syukur.

Antusiasme warga terpantau sangat tinggi sejak layanan dibuka pada pukul 09.00 WIB. Masyarakat dari berbagai desa berbondong-bondong datang untuk mendapatkan pemeriksaan medis tanpa dipungut biaya.
Berdasarkan data penyelenggara, sebanyak 401 pasien berhasil dilayani hingga penutupan kegiatan pada pukul 17.00 WIB.
Tim medis RSA Laksamana Malahayati melaporkan bahwa mayoritas keluhan yang dialami masyarakat adalah penyakit umum seperti pusing, kolesterol tinggi, serta batuk dan flu. Selain pemeriksaan, pasien juga mendapatkan konsultasi kesehatan dan obat-obatan secara cuma-cuma sesuai dengan diagnosis dokter.
Kegiatan ini dinilai sebagai langkah nyata dalam memeratakan akses kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil. Dengan adanya fasilitas rumah sakit terapung, kendala geografis yang selama ini menjadi hambatan bagi warga Mentawai untuk berobat dapat teratasi untuk sementara waktu.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Melihat manfaat besar yang dirasakan warga, Rosalinda berharap agar kegiatan serupa tidak hanya berhenti pada hari ini saja. Pemerintah kecamatan sangat terbuka dan menantikan program lanjutan demi menjaga kualitas kesehatan masyarakat Sikakap secara berkelanjutan di masa mendatang.
"Kami berharap kegiatan di Kecamatan Sikakap tidak saja dilakukan hari ini. Kami akan selalu menunggu kehadiran program pengobatan gratis seperti ini demi kesejahteraan warga kami," pungkasnya menutup rangkaian acara dengan penuh harapan.

















































































