Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI Abidin Fikri menyoroti persoalan kesejahteraan guru madrasah yang dinilai masih jauh dari kata adil.
Ia menyebut ketimpangan tersebut sebagai persoalan besar yang harus menjadi perhatian serius negara. Menurutnya, perjuangan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan bagi guru madrasah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen bangsa.
Abidin menegaskan bahwa kekompakan menjadi kunci utama dalam memperjuangkan hak-hak guru madrasah. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersatu dan solid agar kesejahteraan para pendidik dapat benar-benar terwujud.
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis
“Kita harus tetap kompak dalam memperjuangkan nasib guru madrasah agar tercipta kesejahteraan yang layak,” ujarnya saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Hotel Bonero Residence, Rabu (18/2)
Sebagai Anggota DPR RI daerah pemilihan Tuban–Bojonegoro, Abidin juga menekankan pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai nasionalisme melalui penguatan kemanusiaan.
Menurutnya, semangat persatuan dan rasa seperjuangan harus terus dipupuk agar cita-cita keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila dapat diwujudkan, terutama dalam bidang pendidikan.
Ia mengajak para guru madrasah untuk menjadi teladan dalam menerapkan nilai kemanusiaan, persatuan, dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca: Ganjar: Semua Pimpinan Parpol Perlu Berkumpul untuk Tenangkan
Dengan sikap yang mengedepankan kebersamaan, Abidin optimistis perjuangan meningkatkan kesejahteraan guru madrasah akan memperoleh hasil yang nyata.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini diharapkan tidak hanya menjadi forum penyampaian materi kebangsaan, tetapi juga ruang konsolidasi untuk memperkuat solidaritas antarpendidik.
Melalui penguatan nilai Pancasila, konstitusi, keutuhan NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika, para guru madrasah diharapkan semakin mantap dalam menjalankan peran strategisnya sebagai pembentuk karakter generasi bangsa.

















































































