Semarang, Gesuri.id - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menekankan keberlanjutan program pembangunan yang diwariskan para wali kota pendahulunya untuk Kota Semarang yang semakin baik.
"Bahwa membangun sebuah kota itu tidak bisa putus. Itu harus bertahan, apa pun yang dilakukan oleh para pendahulu kita itu harus kita teruskan," katanya, di Semarang, Selasa.
Hal tersebut disampaikannya di sela bersilaturahmi ke kediaman para mantan Wali Kota Semarang, yakni Sukawi Sutarip, Soemarmo HS, dan Hendrar Prihadi.
Silaturahmi dan halal bihalal itu, kata dia, menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, sekaligus menyerap aspirasi dari para tokoh yang telah berjasa membangun Ibu Kota Jawa Tengah.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
"Guna menjalin silaturahmi dan meminta berbagai macam pertimbangan, mendiskusikan banyak hal yang kita pahami," katanya.
Menurut dia, keberlanjutan program pembangunan adalah kunci kemajuan Semarang.
Ia menegaskan bahwa setiap capaian yang ada saat ini merupakan fondasi yang diletakkan oleh para pemimpin terdahulu sehingga penyempurnaan di berbagai sektor harus terus dilakukan demi kesejahteraan masyarakat.
"Yang kurang kita tambahin, yang belum sempurna kita sempurnakan, yang sudah baik kita buat menjadi lebih baik, yang sudah hebat kita buat menjadi semakin hebat," katanya.
Mantan Wali Kota Semarang Soemarmo HS menyampaikan apresiasi atas tradisi silaturahmi yang terus dijaga oleh kepemimpinan saat ini sebagai bentuk penghormatan kepada para senior.
"Saya secara pribadi juga apresiasi sekali kepada Bu Wali dengan seluruh jajarannya. Yang pernah saya rintis ketika saya menjadi abdi dari masyarakat Kota Semarang," katanya.
Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
Yakni, silaturahmi setiap tahun dengan mantan-mantan atau senior-senior yang pernah berdiri di jabatan Wali Kota atau Wakil Wali Kota Semarang.
Selain mengunjungi tokoh yang masih aktif memberikan sumbangsih pemikiran, rombongan juga berziarah ke makam mendiang Wali Kota Semarang Soetrisno Suharto.
Momen haru menyelimuti pertemuan dengan istri mendiang Soetrisno Suharto, yang menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian Pemkot Semarang, termasuk renovasi atau pemugaran makam almarhum.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bu Wali. Saya terharu karena sudah membangun makam almarhum suami. Kami waktu itu mohon izin makamnya Bapak akan dipugar, saya nangis waktu itu, terima kasih," kata Siti Khomsiti, istri Soetrisno Suharto.

















































































