Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, mendorong penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya perbankan daerah seperti Bank Jateng, sebagai instrumen utama dalam mendukung pembangunan ekonomi dan desentralisasi fiskal di daerah.
“Kami mendorong penguatan fungsi bank daerah melalui berbagai instrumen bisnis agar mampu mengoptimalkan aset daerah menjadi sumber daya produktif. BUMD di sektor keuangan dapat menjadi instrumen penting dalam desentralisasi fiskal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata,” kata Aria saat memimpin Tim Kunspek Komisi II DPR mengunjungi Pemprov Jateng, Semarang, dikutip Jumat (3/4/2026).
Menurut politisi PDI Perjuangan ini, bank daerah memiliki posisi strategis tidak hanya sebagai penghasil dividen bagi pemerintah daerah, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi masyarakat.
Ia menilai, kinerja Bank Jateng selama ini cukup sehat dan telah terlibat dalam pembiayaan sejumlah proyek strategis nasional.
“Tadi sudah diterangkan oleh Pak Gubernur, ia telah berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian persoalan tersebut, baik terkait pengembalian utang maupun perlindungan terhadap ribuan tenaga kerja yang terdampak. Persoalan ini tidak hanya fokus pada aspek keuangan, tetapi juga pada nasib para pekerja agar mendapatkan haknya secara layak,” ungkapnya.
Aria juga menyinggung keterlibatan Bank Jateng dalam pembiayaan proyek seperti Bandara Kertajati serta kasus kredit di perusahaan tekstil Sritex yang saat ini tengah dalam proses penyelesaian.
Lebih jauh, legislator dari daerah pemilihan Jawa Tengah V tersebut menilai Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
Ia menyebut letak strategis wilayah yang didukung infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara menjadi faktor penting dalam mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, potensi sumber daya alam dan sektor unggulan seperti pertanian, pariwisata, kelautan, hingga industri dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara terintegrasi.
Dengan penguatan peran BUMD, khususnya sektor perbankan daerah, Aria berharap pembangunan ekonomi di daerah dapat berjalan lebih optimal dan merata, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah di masa depan.

















































































