Ikuti Kami

Banteng Papua Barat Tegaskan Komitmen Dukung Pemilu Demokratis

PDI Perjuangan akan terus menghargai dan menghormati prinsip-prinsip demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Banteng Papua Barat Tegaskan Komitmen Dukung Pemilu Demokratis
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat, Markus Waran.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua Barat, Markus Waran, menegaskan PDI Perjuangan konsisten mendukung pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) secara demokratis yang dilakukan langsung oleh rakyat.  

Penegasan tersebut disampaikan Markus sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan.  

Menurut Markus, politik tidak dapat dipisahkan dari demokrasi. Karena itu, PDI Perjuangan akan terus menghargai dan menghormati prinsip-prinsip demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.  

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

“Demokrasi sepenuhnya ada di tangan rakyat. Pemilu harus dilakukan oleh rakyat,” ujar Markus Waran kepada wartawan di Manokwari, Kamis (15/1). 

Ia menilai dinamika demokrasi saat ini tidak lepas dari kepentingan berbagai partai politik. Bahkan, praktik yang mencederai demokrasi seperti politik uang kerap muncul akibat ulah elit politik.  

“Kalau mau saling menyalahkan, semua partai politik punya kepentingan. Justru partai politiklah yang kadang membuat demokrasi tercemar dengan praktik money politics dan lain sebagainya,” katanya.  

Markus menambahkan, masyarakat dapat menilai sendiri praktik kepemimpinan dan politik yang dijalankan, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Oleh karena itu, PDI Perjuangan tetap berpegang pada arahan Ketua Umum agar pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota dilakukan secara langsung oleh rakyat.  

Meski demikian, Markus menegaskan PDI Perjuangan siap menghadapi segala mekanisme politik yang ditetapkan negara.

Namun secara prinsip, PDI Perjuangan tetap konsisten mendukung pemilihan langsung oleh rakyat.

Baca: Ganjar Harap Kepemimpinan Gibran Bisa Teruji 

Lebih lanjut, Markus menekankan bahwa penguatan demokrasi ke depan harus dititikberatkan pada aspek penegakan hukum.

Hukum, menurutnya, harus menjadi panglima dalam mengawal proses pemilihan agar terbebas dari praktik politik uang, penyalahgunaan birokrasi, maupun pelanggaran lainnya.  

"Kalau hukum ditegakkan secara tegas, demokrasi pasti berjalan dengan baik. Tinggal bagaimana komitmen kita bersama, karena faktanya banyak juga kebocoran yang justru datang dari partai politik sendiri,” tutupnya.

Quote