Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta Fajar Gegana mendorong pemerintah daerah setempat menambah kuota guru dan meningkatkan kesejahteraan guru sekolah menengah atas di wilayah tersebut untuk meningkatkan dan mendukung DIY Kota Pendidikan.
"Melihat perkembangan dunia pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hari ini, kebutuhan tenaga pendidik atau guru di sekolah-sekolah negeri terutama SMA sangat dibutuhkan penambahan sumber daya manusia," kata Fajar Gegana di Kulon Progo, Selasa.
Ia mengatakan saat ini, guru PNS yang pensiun setiap tahunnya tidak diganti dengan penambahan guru PNS, sehingga sekolahan mengalami kekurangan guru.
Hal ini sangat mendesak sekali mengingat DIY adalah daerah yang melekat dengan pendidikan. Maka diperlukan penambahan formasi untuk guru.
"Hari ini sudah mendesak, guru-guru harus melengkapi jam pendidikan di mana banyak jam yang kosong padahal sekolah tidak boleh rekruitment guru honorer. Sehingga sudah repot sekali dalam membagi jam terhadap guru yang memang jam belajar untuk murid harus dilengkapi jangan sampai ada yang kosong," katanya.
Dilain sisi, lanjut anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY dan sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kulon Progo ini mengatakan guru yang sudah "montang manting" dengan penambahan jam juga TPPnya sangat rendah, kesejahteraan mereka juga harus dipikirkan.
"Kami mengajak Pemda DIY untuk fokus terhadap permasalahan ini, ayo kita duduk bersama memikirkan tenaga pendidik guru dengan bagaimana menambah kuota dan kesejahteraannya. DIY identik dengan kota pendidikan, maka dari itu guru menjadi peranan yang sangat penting untuk mencerdaskan anak bangsa yang ada di DIY," katanya.

















































































