Ikuti Kami

Geliatkan Pembinaan Basket Usia Dini, Perbasi Kalsel Resmi Gulirkan Program Goes to School

​Langkah ini menjadi pijakan awal Perbasi Kalsel dalam memperkuat fondasi pembinaan atlet muda.

Geliatkan Pembinaan Basket Usia Dini, Perbasi Kalsel Resmi Gulirkan Program Goes to School
Ketua Perbasi Kalsel, Muhammad Syaripuddin.

Jakarta, Gesuri.id - Meski kepengurusan baru belum resmi dilantik, Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengprov Perbasi) Kalimantan Selatan (Kalsel) langsung tancap gas menjalankan program kerja.

​Di bawah kepemimpinan Muhammad Syaripuddin, Perbasi Kalsel resmi meresmikan program Goes to School lewat kegiatan Coaching Clinic di Mitra Kasih School Middle & High, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Jumat (31/7).

​Langkah ini menjadi pijakan awal Perbasi Kalsel dalam memperkuat fondasi pembinaan atlet muda, dengan menyasar sekolah sebagai kawah candradimuka lahirnya pebasket potensial.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

​Ketua Perbasi Kalsel, Muhammad Syaripuddin—yang akrab disapa Bang Dhin—menegaskan bahwa sekolah memegang peran strategis dalam mencetak generasi penerus di dunia olahraga. Oleh karena itu, Perbasi Kalsel berkomitmen penuh untuk memfasilitasi sekolah-sekolah yang aktif mengembangkan ekstrakurikuler basket.

​“Sekolah merupakan wadah terbaik untuk membangun regenerasi atlet. Kami hadir untuk memberikan dukungan nyata bagi sekolah-sekolah yang memiliki minat serta bakat di cabang olahraga basket,” ujar Bang Dhin.

​Ia optimistis Kalsel menyimpan potensi besar di cabang olahraga basket. Namun, potensi tersebut membutuhkan pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan agar mampu mencetak atlet yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Menurutnya, rantai pembinaan idealnya dimulai sejak usia sekolah melalui berbagai ajang resmi, seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan kejuaraan pelajar lainnya.

​“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mitra Kasih School yang telah memberi ruang bagi Perbasi Kalsel untuk hadir. Program ini dipastikan berlanjut ke sekolah-sekolah lain yang memiliki tradisi dan potensi basket di Kalsel,” tegasnya.

​Bang Dhin menambahkan, Mitra Kasih School dipilih sebagai titik mula program karena rekam jejak prestasinya yang mumpuni, terutama pada nomor basket 3×3 serta kontribusi para siswanya dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

​Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMP Mitra Kasih School, Christina Kasuma, menyambut hangat kehadiran pengurus Perbasi Kalsel. Ia menilai kolaborasi ini dapat menjadi penyemangat baru bagi para siswa.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

​“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Perbasi Kalsel. Harapannya, ini menjadi support system yang positif, tidak hanya bagi sekolah kami, tetapi juga seluruh sekolah di Kalimantan Selatan,” tutur Christina.

​Kegiatan Coaching Clinic tersebut dirangkaikan dengan agenda Extracurricular Fair, sehingga para siswa dapat mengenal lebih dekat ekosistem dan jalur jenjang karier olahraga basket secara mendalam.

​Melalui program Goes to School, Perbasi Kalsel menargetkan terciptanya iklim kompetisi sekolah yang sehat guna melahirkan talenta-talenta muda yang siap mengharumkan nama Banua.

Quote