Ikuti Kami

Harga Pangan Jatim Melejit, PDI Perjuangan Desak Pemprov Gelar Operasi Pasar dan Bagi Bibit

Kenaikan berbagai kebutuhan bahan pangan ini disebabkan berbagai kondisi.

Harga Pangan Jatim Melejit, PDI Perjuangan Desak Pemprov Gelar Operasi Pasar dan Bagi Bibit
Anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Wiwin Sumrambah.

Surabaya, Gesuri.id - Lonjakan harga sejumlah bahan pangan di Jawa Timur (Jatim) dalam beberapa pekan terakhir memicu sorotan tajam dari DPRD Jatim. Fraksi PDI Perjuangan mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk  mengambil langkah konkret demi menjaga stabilitas harga di pasar.

Anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Wiwin Sumrambah, menjelaskan bahwa kenaikan harga ini dipicu oleh tiga faktor utama yang saling berkaitan: ketegangan geopolitik global, tingginya permintaan domestik, hingga faktor alam.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

"Kenaikan berbagai kebutuhan bahan pangan ini disebabkan berbagai kondisi. Pertama, kondisi politik global yang memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) sehingga berdampak pada biaya distribusi," ujar Wiwin, Sabtu (30/5/2026).

Faktor kedua, lanjut Wiwin, adalah melonjaknya permintaan bahan baku di pasar untuk menyuplai program Makan Bergizi Gratis melalui Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sementara faktor ketiga adalah anomali cuaca ekstrem yang mengganggu produktivitas lahan pertanian.

"Ketiga, perubahan cuaca yang luar biasa sehingga memengaruhi hasil panen petani," tambahnya.

​Melihat kondisi ekonomi yang menantang ini, Fraksi PDI Perjuangan meminta Pemprov Jatim tidak tinggal diam dan segera menggelar operasi pasar secara masif. Selain itu, Wiwin menyarankan strategi jangka panjang berupa penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga.

​"Kami mendorong Pemprov Jatim memberikan bantuan bibit bagi masyarakat luas, bukan hanya petani, sehingga mereka bisa menanam tanaman pangan sendiri di rumah," kata Wiwin.

Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Komitmennya Untuk Berantas KKN

​Sebagai langkah konkret, DPC PDI Perjuangan Jombang bahkan telah menginisiasi program Posko Pangan. Di posko ini, kader partai bersama warga sekitar memanfaatkan lahan untuk menanam berbagai varian tanaman pangan lokal sebagai alternatif pengganti beras.

​"Tujuannya untuk menjaga ketahanan pangan dan membantu kader. Dalam situasi ekonomi yang cukup sulit ini, mereka bisa melakukan penghematan pengeluaran rumah tangga," pungkasnya.

Quote