Ikuti Kami

Gedung Bapenda DKI Dilalap Si Jago Merah, Pramono Anung Tegaskan Pelayanan Tetap Berjalan

Pramono menjelaskan, langkah ini diambil agar tugas administratif tetap berjalan optimal sembari menunggu pemulihan kondisi gedung.

Gedung Bapenda DKI Dilalap Si Jago Merah, Pramono Anung Tegaskan Pelayanan Tetap Berjalan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Jakarta, Gesuri.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tidak akan terganggu pascakebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. 

Sebanyak 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdampak kini resmi menerapkan skema bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) dan bekerja dari mana saja (Work From Anywhere/WFA).

Pramono menjelaskan, langkah ini diambil agar tugas administratif tetap berjalan optimal sembari menunggu pemulihan kondisi gedung.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

"Sampai dengan ini bisa berjalan, maka kita melakukan yang disebut dengan Work From Home atau Work From Everywhere, supaya tidak terganggu pekerjaan yang ada," ujar Pramono usai meninjau Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/8).

Selain opsi kerja fleksibel, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan penampungan sementara bagi para pegawai. Berdasarkan hasil koordinasi tanggap darurat bersama Sekda DKI, Dinas Perhubungan, dan Dinas Gulkarmat, operasional kantor dipindahkan ke unit kerja wilayah.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

"Segera kami putuskan bahwa untuk sementara ini, ASN yang ada di tempat itu kita pindahkan di Sudin (Suku Dinas) masing-masing," tegas Pramono.

Gedung yang berlokasi di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir tersebut ditempati oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Bapenda, Dinas Perhubungan, dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Kebakaran hebat melanda lantai 11 hingga 16 pada Jumat (7/8/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Proses pemadaman melibatkan 40 unit mobil pemadam kebakaran dan 200 personel Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat. Untuk mengamankan area sekitar lokasi kejadian, Polda Metro Jaya menerjunkan 125 personel yang didukung oleh 50 personel dari Kodim 0501/Jakarta Pusat.

Quote