Ikuti Kami

Hugua Pastikan Revisi UU ASN Masuk Prolegnas

Hugua memastikan revisi UU ASN masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas).

Hugua Pastikan Revisi UU ASN Masuk Prolegnas
Anggota Komisi II DPR RI asal Sulawesi Tengara Hugua. Foto: Gesuri.id/ Elva Nurrul Prastiwi.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI asal Sulawesi Tengara Hugua memastikan revisi UU ASN masuk dalam program legislasi nasional (Prolegnas).

"Revisi UU ASN ini kita sudah usulkan dan masuk dalam Prolegnas DPR RI melalui Komisi II dan salah satu poin yang harus direvisi dalam reguluasi tersebut adalah bagaimana UU ini bisa mengakomodir pengangkatan para honorer K2, dengan penekanan mereka ini bisa diangkat tanpa harus mengikuti proses tes lagi," ujar Hugua.

Baca: PDI Perjuangan Soroti Anggaran Penghasilan ASN Kota Tegal

Sebab, kata Hugua yang juga ketua PHRI Sultra ini, kompetensi para tenaga honorer K2 ini sudah tak diragukan lagi, sebab belasan tahun mengabdi dan turut memberikan peran penting dalam tata laksana pemerintahan, merupakan bukti bahwa mereka itu memiliki kompetensi yang mumpuni, sehingga untuk apa lagi mereka harus di tes.

Langkah ini mendapatkan sambutan gembira dan rasa syukur bagi tenaga K2 di Kota Kendari, Sultra.

Salah satunya datang dari tenaga honorer dilingkungan Dinas Pertanian dan peternakian Sultra, Bahrun (48), mengatakan bila memang benar rencana revisi UU ASN itu terwujud maka tentu disambut rasa bahagia dan sujud syukur yang akan dilakukan bagi seluru tenaga honorer K2 di seluruh Indonesia dan Sultra pada khususnya.

"Jangankan kami tenaga honorer yang merasa gembira, istri dan anak serta keluarganya pun tentu bahagia mendegar berita ini," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Muh.Yusnus (40) tenaga honores di lingkungan Dinas Kelautan Perikanan Sultra mengatakan adanya informasi yang diperjuangkan anggota komisi II DPR di Senayan adalah hal yang memang ditunggu-tunggi sejak beberapa tahun terakhir.

Baca: Hugua Minta Menteri PANRB Tangkal Radikalisme di Tubuh ASN

Ia mengatakan, sebagai tenaga honorer yang sudah mengabdi lebih dari belasan tahun bahkan ada yang di atas 20 tahun mengharapkan balas kasihan dari pemerintah yang memikirkan nasib mereka,sebab sangat aneh bila mereka yang sudah ada yang usia hampir setengah abad lalu dipaksa untuk mengikuti tes jalur umum CPNS dengan adik-adik yang baru lulus dari perguruan tinggi.

Quote