Ikuti Kami

Ida Nurlaela Gelar Sosialisasi Transaksi Digital dan Keamanan Mobile Banking Bagi Masyarakat dan UMKM

Ida: Perkembangan teknologi telah mengubah pola transaksi dan pemasaran usaha.

Ida Nurlaela Gelar Sosialisasi Transaksi Digital dan Keamanan Mobile Banking Bagi Masyarakat dan UMKM
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, menggelar sosialisasi transaksi digital dan keamanan mobile banking bagi masyarakat serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kartaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, menggelar sosialisasi transaksi digital dan keamanan mobile banking bagi masyarakat serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kartaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan yang berlangsung bersama mitra perbankan syariah tersebut bertujuan meningkatkan literasi keuangan digital sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan dan pembiayaan usaha rakyat.

"Saya mengatakan perkembangan teknologi telah mengubah pola transaksi dan pemasaran usaha. Oleh karena itu, pelaku UMKM dituntut mampu beradaptasi dengan era digital agar dapat bersaing dan memperluas pasar."

"Banyak pelaku UMKM yang mengeluhkan dagangannya kurang berkembang karena belum memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk berpromosi,” kata Ida, dikutip Jumat (19/6/2026).

Menurut politikus PDI Perjuangan yang membidangi perdagangan, persaingan usaha, kawasan perdagangan, dan BUMN itu, digitalisasi justru harus dipandang sebagai peluang untuk mempercepat pertumbuhan usaha masyarakat.

Selain promosi melalui media sosial, ia juga mendorong masyarakat mulai memanfaatkan layanan transaksi non-tunai, termasuk mobile banking, karena dinilai lebih praktis, cepat, dan aman.

“Transaksi digital tidak dianggap sebagai masalah. Justru dengan sistem digital, aktivitas usaha menjadi lebih mudah dan efisien,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ida juga menyoroti pentingnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Ia menjelaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai skema pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna membantu masyarakat mengembangkan usaha tanpa terbebani persyaratan yang berat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak perbankan, penyaluran KUR di wilayah Kabupaten Ciamis dinilai berjalan cukup baik dengan tingkat permasalahan kredit yang relatif rendah.

“KUR ini memang disiapkan pemerintah untuk membantu masyarakat kecil agar usahanya berkembang. Dana yang disalurkan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Barat X yang meliputi Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Banjar, Ida mengaku rutin turun ke lapangan untuk menghadapi langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk hambatan dalam memperoleh akses pembiayaan.

Ia menilai masih ada sejumlah pelaku usaha produktif yang kesulitan mendapatkan riwayat kredit berdasarkan administrasi perbankan tertentu. Oleh karena itu, ia mendorong adanya pendekatan yang lebih bijak agar pelaku usaha yang benar-benar produktif tetap memperoleh kesempatan mengembangkan usahanya.

“Saya ingin memastikan bantuan yang memang diperuntukkan bagi masyarakat kecil benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai mereka yang membutuhkan justru kesulitan mengakses pembiayaan,” ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Ida berharap masyarakat semakin memahami manfaat transaksi digital, mampu menjaga keamanan dalam penggunaan mobile banking, serta memanfaatkan berbagai program pembiayaan pemerintah untuk memperkuat ekonomi keluarga dan usaha di tingkat desa.

Quote