Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi, bersama Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Peningkatan Mutu dan Kompetensi Guru Seni Budaya bagi guru SMP, di Aula Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Selasa (10/2).
Kepler Sianturi mengatakan, pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmennya dalam mendorong penguatan pendidikan seni budaya, sejalan dengan program Pemerintah Kota Tasikmalaya, Tasik PINTAR.
Menurutnya, guru seni budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kreativitas peserta didik.
“Di sejumlah negara, pendidikan seni musik sudah diterapkan sejak usia dini. Seni bukan sekadar hiburan, tetapi sarana pembentukan karakter anak,” ujar Kepler seperti yang dikutip melalui laman Pikiran Rakyat.
Ia menjelaskan, materi musik yang diajarkan merupakan musik pendidikan yang hak ciptanya telah diserahkan kepada negara, sehingga tidak berkaitan dengan royalti.
Menciptakan Karya Sendiri
Dengan kompetensi yang memadai, guru diharapkan mampu membimbing siswa tidak hanya memainkan musik, tetapi juga mengaransemen hingga menciptakan karya sendiri.
Kepler juga berharap ke depan kuota pendidikan sarjana musik dapat diperluas, sehingga membuka peluang lebih besar bagi guru seni budaya untuk diangkat sebagai PPPK.
Sementara itu, Kepala Bidang PGTK Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Nia Kurnia, menyambut baik kolaborasi dengan DPRD dalam upaya peningkatan kualitas guru seni budaya.
Ia menyebut pelatihan ini difokuskan pada seni musik, meliputi kemampuan bernyanyi, memainkan alat musik, serta menciptakan karya musik.

















































































