Ikuti Kami

Lasarus Dorong Pengembangan Transportasi Bus Laut Solusi Kemacetan di Bali

Menyusul kepadatan lalu lintas yang semakin meningkat sebagai dampak pertumbuhan pariwisata di daerah itu.

Lasarus Dorong Pengembangan Transportasi Bus Laut Solusi Kemacetan di Bali
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendorong pengembangan transportasi bus laut sebagai solusi mengatasi kemacetan di Bali, menyusul kepadatan lalu lintas yang semakin meningkat sebagai dampak pertumbuhan pariwisata di daerah itu.

"Bagaimana efektifkan pelabuhan laut, bus laut ini kita maksimalkan. Menurut saya itu lumayan bisa mengurai, mengurai masyarakat yang berpindah dari satu pantai ke pantai lain," kata Lasarus pada rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan jajaran Kementerian Perhubungan di Jakarta, dikutip Jumat (20/2).

Menurut ia, kondisi lalu lintas di Bali sudah sangat padat sehingga diperlukan alternatif transportasi massal yang mampu memindahkan penumpang melalui jalur laut secara lebih efektif.

Ia menyatakan telah melakukan kunjungan kerja ke Bali untuk meninjau langsung kondisi kepadatan transportasi dan kebutuhan peningkatan konektivitas antarpelabuhan bagi mobilitas masyarakat dan wisatawan.

Lasarus menambahkan pengembangan transportasi laut relatif lebih cepat direalisasikan dibandingkan pembangunan infrastruktur moda transportasi lainnya seperti kereta api, sehingga dapat menjadi langkah jangka pendek untuk membantu mengurai kemacetan di berbagai kawasan pariwisata Bali.

"Karena Bali itu kita tahu sendiri, Bali itu memberi kontribusi Rp173 triliun setahun, kontribusi devisa dari pariwisata. Sementara kondisi Bali hari ini kita sama-sama tahu ya (macet)," ucapnya.

Menurutnya, optimalisasi pelabuhan yang sudah beroperasi dinilai menjadi langkah paling realistis dalam waktu dekat, sambil menunggu pengembangan infrastruktur transportasi lain yang memerlukan waktu panjang dan investasi yang besar.

"Kalau nunggu kita bangun bandara baru di utara sana, akses ke utara nggak mudah. Tol aja kita mau lelang-lelang belum lelang-lelang sampai hari ini. Dari Denpasar ke Gilimanuk itu sampai hari ini belum lelang," kata Lasarus.

Quote