Magelang, Gesuri.id - Pemerintah Kota Magelang memberikan perhatian lebih pada para lansia (usia lanjut) seperti melibatkan mereka dalam penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD).
Menurut Wali Kota Magelang yang juga politisi PDI Perjuangan Damar Prasetyono, pembangunan daerah harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Tujuan tersebut, lanjutnya, dapat dicapai melalui manajemen pembangunan yang baik, meliputi lima aspek utama, yakni perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, pelaporan, serta pertanggungjawaban dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami butuh masukan panjenengan (lansia) semua, apa yang harus kita lakukan, apa yang masih kurang. Panjenengan juga ikut memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat di lingkungan masing-masing,” ujarnya, Sabtu (28/02), dalam kegiatan bertajuk "Lenggah Sareng Simbah" yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
Perwakilan lansia dari 17 kelurahan se-Kota Magelang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Damar menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, termasuk para lansia, dalam proses penyusunan RKPD Tahun 2027.
Lewat konsultasi publik tersebut diharapkan para warga senior ikut aktif memberikan masukan atau usulan atas rancangan awal RKPD Kota Magelang Tahun 2027.
“Seluruh masukan yang disampaikan dalam forum ini akan menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja (Renja) masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujarnya.
Damar menambahkan selama ini Pemkot Magelang telah melibatkan lansia dalam berbagai program, mulai dari pengambilan kebijakan hingga pemberdayaan, seperti program sekolah lansia.

















































































