Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas J Rumambi turun langsung menembus keterbatasan akses demi penyerahan bantuan sosial senilai Rp552 juta kepada warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Saluan di Dusun Boinunuk, Desa Simpang Dua, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai.
Bantuan yang bersumber dari program kemitraan Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Sosial (Kemensos) itu ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan pemberdayaan ekonomi masyarakat adat setempat.
"Masyarakat KAT Suku Saluan di Boinunuk memiliki hak yang sama untuk merasakan kehadiran negara," ucap Legislator PDI Perjuangan itu di hadapan para tokoh adat dan warga yang berkumpul.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Ia berharap, perjuangan aspirasi di tingkat pusat mampu menjadi pemantik kemandirian warga.
"Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup, mendukung ketahanan pangan, serta membuka akses yang lebih baik bagi pemenuhan kebutuhan dasar mereka sehari-hari," ujar Matindas J Rumambi.
Kehadiran Ketua DPD PDI Perjuangan Sulteng di wilayah pedalaman itu disambut antusiasme tinggi pemerintah desa, tokoh adat, dan seluruh warga Dusun Boinunuk.
Bagi masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan hasil hutan ini, kedatangan Matindas menjadi angin segar sekaligus jembatan aspirasi yang selama ini tersumbat.
Momentum langka itu pun tidak disia-siakan warga.
Di sela-sela acara penyerahan, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk berdialog dan menitipkan sejumlah aspirasi krusial lainnya, mulai dari mendesaknya kebutuhan infrastruktur jalan yang layak, fasilitas kesehatan, hingga pemenuhan sarana pendidikan bagi anak-anak Suku Saluan.
Menanggapi harapan tersebut, Matindas menegaskan bahwa dirinya tidak akan berhenti pada program itu saja.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Ia berkomitmen untuk terus mengawal program pemberdayaan KAT di Sulawesi Tengah secara berkelanjutan.
"Tujuannya jelas, agar masyarakat adat tidak hanya menerima bantuan stimulan, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi tanpa harus kehilangan identitas budaya lokal mereka," pungkasnya.
Adapun bantuan yang dibawa Matindas J Rumambi ke pelosok Banggai itu antara lain:
1. Bantuan Stimulan Pemberdayaan Sebesar Rp. 102.000.000
2. Bantuan Balai Sosial Rp. 200.000.000
3. Bantuan Sarana Balai Sosial Rp. 50.000.000
4. Bantuan Sarana Air Bersih dan MCK Rp. 150.000.000
5. Bantuan Jalan Setapak Rp 50.000.000.

















































































