Ikuti Kami

Mufti Anam Minta Gangguan Pintu KRL Produksi INKA Dievaluasi Menyeluruh

Dukungan terhadap industri perkeretaapian nasional perlu berjalan beriringan dengan jaminan kualitas dan keselamatan penumpang.

Mufti Anam Minta Gangguan Pintu KRL Produksi INKA Dievaluasi Menyeluruh
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap gangguan teknis pada pintu KRL Commuter Line seri CLI 225 produksi PT INKA (Persero).

Menurut Mufti, dukungan terhadap industri perkeretaapian nasional perlu berjalan beriringan dengan jaminan kualitas dan keselamatan penumpang.

"Kita tentu ingin industri perkeretaapian nasional terus tumbuh dan semakin banyak produk dalam negeri yang digunakan. Tetapi dukungan terhadap produk nasional tidak boleh membuat kita menurunkan standar terhadap kualitas dan keselamatan," kata Mufti melalui keterangan tertulis, Minggu (27/9/2026).

Ia menilai, sebagai produk dalam negeri, kualitas rangkaian kereta justru perlu dipastikan agar semakin dipercaya masyarakat.

Mufti juga meminta gangguan pada pintu KRL tidak dianggap sebagai persoalan teknis biasa. Sebab, pintu merupakan salah satu bagian penting dalam sistem keselamatan penumpang.

"KRL digunakan setiap hari oleh masyarakat dalam jumlah yang sangat besar. Karena itu, gangguan pada pintu tidak bisa dianggap sekadar persoalan teknis kecil," ujarnya.

Menurut dia, apabila gangguan dengan karakteristik serupa terjadi berulang, pemeriksaan seharusnya tidak hanya dilakukan terhadap rangkaian yang mengalami masalah.

Pemerintah bersama INKA dan KAI Commuter, kata Mufti, perlu memastikan apakah gangguan tersebut bersifat kasuistik atau berkaitan dengan persoalan yang lebih luas.

Quote