Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel memperingatkan Pemkot Tangsel agar tidak salah memilih lokasi yang bakal dibangun SMP Negeri baru.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangsel, Adi Surya Purba menyatakan secara prinsip upaya memperluas akses pendidikan melalui penambahan SMP Negeri merupakan langkah yang positif dan relevan, terutama jika didasarkan pada kebutuhan riil di wilayah yang masih mengalami keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
Baca: Ganjar Pranowo Ungkap Masyarakat Takut dengan Pajak
Namun, jika Pemerintah salah dalam menentukan lokasi membangun SMP Negeri, dampaknya justru akan mematikan sekolah swasta di wilayah terdebut.
“Jangan sampai pembangunan SMP Negeri baru justru mematikan sekolah swasta. Pemerintah harus memastikan penentuan lokasi benar-benar berdasarkan kajian kebutuhan riil di lapangan,” ujar Adi, yang juga sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangsel, Jumat (27/2).
Adi Surya menegaskan bahwa sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, ekspansi sekolah negeri perlu dibarengi dengan pemetaan yang matang.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Ia juga mengingatkan agar implementasi program yang telah masuk dalam RPJMD 2025-2029 tersebut dilakukan secara terukur dan berbasis data, agar tidak menimbulkan dampak tidak langsung terhadap keberlangsungan sekolah swasta yang selama ini turut menopang layanan pendidikan di Tangerang Selatan.
“Jika tujuannya untuk pemerataan dan menjawab kekurangan kursi SMP Negeri di wilayah tertentu, tentu ini langkah yang patut diapresiasi. Negara memang wajib hadir memastikan setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang adil,” tandasnya.

















































































