Pekalongan, Gesuri.id - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memperkuat program Wajib Belajar 13 Tahun dengan memastikan anak mendapatkan pendidikan prasekolah selama satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar (SD), Rabu (21/10/2026).
Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memperkuat pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan.
"Kota Pekalongan menjadi daerah pertama di Pulau Jawa yang menerapkan kebijakan minimal satu tahun PAUD sebelum anak memasuki SD. Inisiatif tersebut juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas pendidikan sejak usia dini," katanya.
Menurut Afzan, membangun generasi unggul tidak cukup dimulai ketika anak memasuki bangku sekolah dasar, melainkan perlu dipersiapkan sejak usia dini.
"Semangat inilah yang terus kami perkuat melalui implementasi program Wajib Belajar (Wajar) 13 Tahun untuk memastikan anak mendapatkan pendidikan prasekolah selama satu tahun sebelum memasuki jenjang SD," ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen untuk menyukseskan program ini, Pemkot Pekalongan bakal memberikan perhatian lebih kepada guru-guru PAUD dan satuan pendidikan PAUD, salah satunya melalui pemberian beasiswa bagi para pendidik yang melanjutkan studi.
Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan perhatian menyeluruh, mulai dari kesiapan peserta didik, kompetensi tenaga pendidik, hingga dukungan terhadap satuan pendidikan.
"Dengan membangun fondasi pendidikan sejak dini, diharapkan mereka tumbuh menjadi generasi yang lebih siap belajar, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan," pungkasnya.

















































































