Ikuti Kami

Rieke Ingatkan Masyarakat Akan Praktik Divide et Impera

Di tengah situasi sosial-ekonomi yang sedang pancaroba, bangsa Indonesia tidak perlu dipecah belah dengan praktik divide et impera.

Rieke Ingatkan Masyarakat Akan Praktik Divide et Impera
Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyampaikan apresiasi atas langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan instruksi tegas kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM sekaligus Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

“CCTV jelas, teknologi kepolisian juga sudah canggih. Kalau sampai tidak terungkap siapa dalang sesungguhnya, berarti ada titik-titik yang patut dipertanyakan,” ujar Rieke. 

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

Ia menekankan bahwa di tengah situasi sosial-ekonomi yang sedang pancaroba, bangsa Indonesia tidak perlu dipecah belah dengan praktik divide et impera.

Rieke menegaskan bahwa aksi kekerasan terhadap pejuang HAM adalah tindakan biadab dan keji. 

“Apa pun target politikmu dan siapa pun tuanmu, aksi kekerasan kalian biadab. Ingat, kalian juga punya keluarga. Kalau pun hukum positif tumpul, hukum langit pasti tiba,” tegasnya.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Lebih lanjut, Rieke mengingatkan agar tragedi seperti kasus Ermanto Usman tidak kembali terulang, ketika publik seolah diarahkan untuk cepat menerima kesimpulan motif ekonomi, sementara keadilan yang utuh masih dipertanyakan.

Di tengah tekanan geopolitik dan geoekonomi, ia mengingatkan adanya potensi “pemain tak kasat mata” yang berupaya memantik kemarahan publik. “Segitunya syahwat kekuasaan bekerja?” ucapnya penuh

Quote