Mojokerto, Gesuri.id– Sebanyak 56 biksu pilihan dari monastik lintas negara resmi tiba di Maha Vihara Mojopahit, Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Kedatangan para rohaniwan Buddha yang sedang menjalani ritual Thudong atau berjalan kaki ribuan kilometer ini disambut langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Indah Kurnia memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi spiritual para biksu. Ia menegaskan bahwa perjalanan fisik yang luar biasa ini membawa pesan mendalam bagi kemanusiaan.
"Kehadiran beliau-beliau yang berjalan kaki dari jauh membawa misi spiritual yang luar biasa. Perjalanan tersebut murni untuk menyebarkan cinta kasih serta perdamaian dunia," ujar Indah Kurnia saat menemui para biksu, didampingi pengurus vihara dan jajaran Pemerintah Kabupaten Mojokerto.
Kehadiran para biksu ini memicu antusiasme besar dari masyarakat setempat. Berdasarkan pantauan di lapangan, warga lintas agama tampak berdiri di sepanjang rute jalan untuk menyambut rombongan.
Sebagai bentuk toleransi yang nyata di Bumi Majapahit, warga dengan sukarela membagikan air mineral, makanan, hingga membantu menyeka keringat para biksu.
Ritual jalan kaki massal ini merupakan bagian dari rangkaian sakral menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) yang jatuh pada Minggu, 31 Mei 2026.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Pemerintah Daerah Mojokerto bersama tokoh lintas agama yang hadir turut mengapresiasi rute singgah para biksu. Pemilihan Trowulan sebagai titik transit menegaskan kembali nilai historis wilayah tersebut sebagai pusat toleransi kuno yang masih lestari hingga era modern.
Setelah memulihkan stamina di Mojokerto, rombongan biksu dijadwalkan akan segera melanjutkan perjalanan suci mereka menuju tujuan akhir, yaitu Candi Borobudur di Jawa Tengah.

















































































