Ikuti Kami

Samuel Wattimena Dorong Kolaborasi Seni Budaya Modern di Benteng Fort Willem Ambarawa

Samuel menjelaskan bahwa agar tetap relevan, pelestarian budaya tidak boleh kaku.

Samuel Wattimena Dorong Kolaborasi Seni Budaya Modern di Benteng Fort Willem Ambarawa
Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena.

Jakarta, Gesuri.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel JD Wattimena, menekankan pentingnya sinergi antara kegiatan seni budaya dengan penguatan potensi objek wisata sejarah. 

Salah satu titik strategis yang menjadi sorotan adalah Benteng Fort Willem I (Benteng Pendem) di Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Hal tersebut disampaikan Samuel di sela-sela acara kirab budaya bertajuk "Doa untuk Perdamaian Nusantara" yang digelar di kawasan benteng bersejarah tersebut, Sabtu (28/3).

Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat

"Kegiatan budaya harus bisa 'nyambung' dengan keberadaan objek wisata seperti Benteng Fort Willem ini," ujar Samuel.

Ia menjelaskan bahwa agar tetap relevan, pelestarian budaya tidak boleh kaku. Menurutnya, atraksi budaya yang digelar di lokasi bersejarah harus mampu disandingkan dengan kemasan acara yang kekinian agar menarik minat publik yang lebih luas.

Samuel juga menitipkan pesan khusus kepada para tokoh budaya dan sesepuh di Kabupaten Semarang. Ia mendorong adanya kolaborasi aktif dengan generasi muda untuk menciptakan kegiatan budaya dengan sudut pandang yang lebih segar.

"Kepada para senior dan sesepuh, saya harap generasi muda ini jangan dilepas. Gandeng mereka agar bisa menggelar kegiatan versi mereka sendiri," tegasnya.

Melalui pendekatan ini, Samuel optimis akan lahir ekspresi budaya baru yang diwujudkan dalam bentuk karya seni yang relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan akar tradisinya.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

Acara malam itu dihadiri oleh ratusan pelaku seni budaya serta pemuka agama dari berbagai latar belakang di Kabupaten Semarang. Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab budaya yang mengitari area megah Benteng Fort Willem.

Puncak acara ditandai dengan doa bersama lintas agama dan aliran kepercayaan. Para tokoh agama secara bergantian memanjatkan doa untuk keselamatan dan kedamaian Nusantara, terutama di tengah situasi ketegangan global yang saat ini terjadi di wilayah Timur Tengah.

Kegiatan ini menjadi simbol harmoni dari Ambarawa untuk Indonesia, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga kerukunan di atas fondasi sejarah dan budaya bangsa.

Quote