Ikuti Kami

Sigit Karyawan Yunianto Tinjau Pasokan Energi di Labuan Bajo

Fraksi PDI Perjuangan itu yang juga turut aktif dalam kunjungan tersebut menekankan pentingnya sinergi.

Sigit Karyawan Yunianto Tinjau Pasokan Energi di Labuan Bajo
Anggota Komisi XII DPR RI Sigit K Yunianto.

Jakarta, Gesuri.id - Jajaran anggota Komisi XII DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9 hingga 11 April 2026, dalam rangka Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2025-2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, ini bertujuan memastikan kebutuhan energi listrik dan BBM bagi masyarakat serta destinasi wisata super prioritas tetap stabil dan andal.

BaCa: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

"Fokus utama kami adalah membahas pasokan energi di Labuan Bajo dan sekitarnya yang menjadi penopang pariwisata internasional," kata anggota Komisi XII DPR RI Sigit K Yunianto saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Minggu.

Fraksi PDI Perjuangan itu yang juga turut aktif dalam kunjungan tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN untuk mengatasi tantangan pasokan energi di wilayah timur Indonesia, termasuk pengawasan lingkungan hidup dan investasi yang berkelanjutan.

"Kami ingin memastikan energi tersedia merata, mendukung pertumbuhan pariwisata Labuan Bajo tanpa mengganggu kelestarian alam," ujar mantan Ketua DPRD Kota Palangka Raya tiga periode itu.

Kunjungan ini juga membahas isu sumber daya alam, investasi, serta upaya menjaga stabilitas pasokan BBM subsidi agar tidak diselewengkan.

BaCa: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Rombongan Komisi XII yang dipimpin Ketua Tim Bambang Patijaya, melakukan audiensi dan rapat kerja yang dihadiri langsung sejumlah mitra seperti Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, Direksi PT PLN (Persero), Direksi PT Pertamina (Persero), Direksi PT Pertamina Patra Niaga dan Pemprov NTT.

Dengan kunjungan ini, Komisi XII diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret bagi pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional di NTT.

Quote