Ikuti Kami

Sikapi Dampak Geopolitik Global, Dony Maryadi Oekon Ajak Masyarakat Hemat Energi

Imbauan ini disampaikan sebagai respons atas situasi geopolitik internasional yang saat ini.

Sikapi Dampak Geopolitik Global, Dony Maryadi Oekon Ajak Masyarakat Hemat Energi
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dony Maryadi Oekon.

Tasikmalaya, Gesuri.id – Wakil Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dony Maryadi Oekon, mengajak masyarakat luas untuk mulai membudayakan pola hidup hemat. Imbauan ini disampaikan sebagai respons atas situasi geopolitik internasional yang saat ini tengah tidak menentu dan berdampak pada stabilitas ekonomi nasional.

"Kondisi saat ini bukanlah kesalahan pemerintah, melainkan dampak nyata dari situasi geopolitik internasional. Fenomena ini juga terjadi di berbagai negara lain di dunia," ujar Dony usai melaksanakan agenda reses di Hotel Harmoni, Kota Tasikmalaya, Senin (27/4).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan bahwa ketegangan geopolitik memberikan beban ganda bagi Indonesia. Pertama, harga komoditas impor melonjak tajam. Kedua, selisih harga tersebut kini jauh lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya, sehingga menciptakan beban fiskal yang sangat berat bagi negara.

Baca: Strategi Ganjar Pranowo untuk Hubungkan Langsung Dunia

Terkait kebijakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi pada 18 April 2026 lalu, Dony menyebut langkah tersebut sebagai pilihan pahit yang tidak terhindarkan.

"Kenaikan harga kurs yang signifikan memaksa harga BBM non-subsidi dilepas ke harga pasar. Jika harga kemarin tetap dipaksakan bertahan, Pertamina bisa babak belur karena pemerintah tidak mungkin memberikan bantuan tambahan secara terus-menerus," jelasnya.

Dony menekankan pentingnya menjaga kesehatan finansial Pertamina sebagai tulang punggung sektor migas nasional. Menurut perhitungannya, jika kenaikan harga tidak dilakukan pada pertengahan April lalu, beban yang harus dipikul Pertamina bisa membengkak hingga Rp6 triliun per bulan.

Baca: Ganjar Membuktikan Dirinya Sebagai Sosok Yang Inklusif

"Pasca kenaikan ini, mari kita pikul beban ini bersama. Bagi masyarakat yang mampu, gunakanlah BBM non-subsidi. Di sisi lain, pemerintah bertugas untuk tetap menjaga agar subsidi bagi masyarakat kecil tidak terganggu," tambahnya.

Sebagai langkah konkret menghadapi krisis energi global, Dony mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas yang tidak mendesak. Ia juga mengingatkan agar kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat yang diterapkan pemerintah jangan disalahartikan.

"Mari kita berhemat. Jika tidak ada urusan penting, sebaiknya tidak perlu bepergian jauh. Kebijakan WFH hari Jumat jangan justru dimanfaatkan untuk berlibur, yang akhirnya malah memicu konsumsi BBM yang tinggi," pungkasnya.

Quote