Ikuti Kami

SKY Soroti Dugaan Penembakan Terhadap Warga di PT Asmin Bara Baronang

Informasi yang beredar menyebutkan insiden terjadi di Jalan Hauling Sekmen 3 wilayah operasional perusahaan tambang tersebut.

SKY Soroti Dugaan Penembakan Terhadap Warga di PT Asmin Bara Baronang
Anggota DPR RI, Sigit K Yunianto (SKY).

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI, Sigit K Yunianto (SKY) angkat bicara terkait dugaan penembakan terhadap warga Desa Baronang saat aksi unjuk rasa di area jalan hauling PT Asmin Bara Baronang (ABB), Selasa (3/3).

Informasi yang beredar menyebutkan insiden terjadi di Jalan Hauling Sekmen 3 wilayah operasional perusahaan tambang tersebut. Dalam sejumlah video yang tersebar di grup WhatsApp dan media sosial, terlihat seorang warga mengalami luka di bagian kaki yang diduga akibat tembakan.

Baca: Ganjar Pranowo Harap Masalah Gas Melon Cepat Tuntas

Sigit menyatakan dirinya masih melakukan konfirmasi atas kebenaran kabar tersebut. Namun ia menegaskan, apabila benar terjadi tindakan penembakan oleh aparat kepada massa aksi, maka hal itu dinilai sebagai langkah represif yang berlebihan.

“Saya sedang memastikan informasi yang beredar. Jika benar ada tindakan aparat yang menggunakan senjata terhadap warga yang berunjuk rasa, tentu ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengingatkan aparat keamanan agar mengedepankan pendekatan persuasif dan dialogis dalam menangani aksi demonstrasi. Menurutnya, masyarakat yang menyampaikan aspirasi tidak bisa diposisikan sebagai lawan.

“Warga Kalimantan Tengah bukan musuh negara dan bukan pula anti terhadap perusahaan. Mereka hanya menyuarakan tuntutan yang dianggap sebagai bentuk keadilan. Karena itu, dialog dan musyawarah harus menjadi prioritas agar tidak menimbulkan korban,” tegasnya.

Selain itu, Sigit juga meminta semua pihak untuk menahan diri pasca kejadian di PT Asmin Bara Baronang. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif serta menghindari tindakan yang dapat memperkeruh suasana.

“Saya mengimbau seluruh pihak, baik masyarakat maupun aparat, agar sama-sama menahan diri dan tidak terpancing emosi setelah peristiwa ini. Kita semua bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban di Kalimantan Tengah,” tambahnya.

Baca: Ganjar Pranowo Ingin Generasi Muda

Berdasarkan informasi sementara, korban luka diketahui bernama Supantri alias Raja Gunung, yang disebut sebagai salah satu koordinator aksi masyarakat Desa Baronang.

Sigit juga meminta Polres Kapuas segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh atas dugaan penembakan tersebut. Ia berharap penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan, serta tanpa pendekatan kekerasan lanjutan.

“Kita tidak ingin situasi semakin memanas. Semua pihak harus menahan diri dan tidak terpancing provokasi. Proses hukum harus berjalan objektif demi menjaga kondusivitas daerah,” pungkasnya

Quote