Ikuti Kami

Tak Hanya Fokus Pada IHSG, OJK Diharap Perhatikan Juga Perbankan, Insurance dan EPK

Pengawasan dan penguatan sektor keuangan nasional harus dilakukan secara menyeluruh, tidak parsial.

Tak Hanya Fokus Pada IHSG, OJK Diharap Perhatikan Juga Perbankan, Insurance dan EPK
Konsultan dan Perencana Keuangan, Elvi Diana, CFP.

Jakarta, Gesuri.id - Konsultan dan Perencana Keuangan, Elvi Diana, CFP, menegaskan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak seharusnya hanya berfokus pada dinamika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Menurutnya, pengawasan dan penguatan sektor keuangan nasional harus dilakukan secara menyeluruh, tidak parsial.

“Perhatian terhadap IHSG memang penting karena mencerminkan sentimen pasar modal. Namun, OJK memiliki mandat yang jauh lebih luas daripada sekadar memastikan stabilitas indeks saham,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2).

Menurut Anggota Bidang Ekonomi Badan Analisa, Riset dan Kebijakan Pusat DPP PDI Perjuangan itu, sektor perbankan harus menjadi perhatian utama karena menjadi tulang punggung pembiayaan ekonomi nasional. Stabilitas kredit, kualitas pembiayaan, hingga penyaluran kredit produktif perlu diawasi secara ketat agar mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Selain itu, sektor asuransi (insurance) juga membutuhkan penguatan tata kelola dan perlindungan konsumen. “Industri asuransi berperan penting dalam mitigasi risiko masyarakat dan dunia usaha. Jika tata kelolanya lemah, dampaknya bisa sistemik,” tegasnya.

Elvi juga menekankan pentingnya memperkuat fungsi edukasi dan perlindungan konsumen (EPK) di tengah pesatnya perkembangan industri jasa keuangan, termasuk digitalisasi layanan, fintech, serta inovasi produk keuangan yang semakin kompleks.

Pertumbuhan sektor keuangan yang tinggi harus diimbangi dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat agar konsumen tidak hanya menjadi objek pasar, tetapi subjek yang memahami hak dan kewajibannya. 

"Rendahnya literasi keuangan berpotensi menimbulkan praktik-praktik yang merugikan masyarakat, seperti mis-selling produk, jeratan pinjaman online ilegal, hingga investasi bodong, disinilah pentingnya peran OJK dalam meningkatkan literasi keuangan publik," ujar Elvi. 

Ia menambahkan, pendekatan pengawasan yang komprehensif akan memperkuat fondasi sistem keuangan nasional secara keseluruhan. IHSG memang indikator penting, namun kesehatan sektor keuangan tidak bisa diukur dari pergerakan indeks saham semata.

“Jadi OJK harus memperkuat pengawasan perbankan, kredit, asuransi, serta inovasi teknologi keuangan secara seimbang. Dengan begitu, stabilitas sistem keuangan nasional dapat terjaga secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Quote