Surabaya, Gesuri.id – Anggota DPRD Jawa Timur, H. Fuad Bernardi, S.Kom., M.MT., mengingatkan para orang tua untuk lebih ekstra dalam mengawasi tumbuh kembang anak di era digital.
Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di lapangan RW 02, Kelurahan Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, Rabu (29/7).
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Politikus PDI Perjuangan ini menyoroti makin maraknya kasus tawuran, keterlibatan gank remaja, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba yang kian mengintai generasi muda.
Fuad menceritakan fenomena miris tawuran antarpelajar SMP yang memakan korban jiwa maupun cedera permanen.
Menurutnya, motivasi sebagian besar pelaku kini bergeser—bukan lagi sekadar perselisihan, melainkan demi konten sosial media agar mendadak viral.
"Fenomena ini sangat miris jika dibiarkan dan menjadi tanggung jawab kita bersama. Hasil advokasi menunjukkan, mayoritas kenakalan remaja ini dipicu oleh kondisi keluarga yang broken home," ungkap Fuad.
Selain itu, legislator yang bertugas di Komisi C DPRD Jatim ini juga menggarisbawahi lonjakan gangguan kesehatan mental (mental health) pada remaja perkotaan akibat perundungan (bullying).
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Merujuk data RSJ Menur Surabaya, mayoritas pasien yang ditangani kini didominasi oleh generasi muda.
"Anak-anak muda adalah penerus bangsa menuju Generasi Emas Indonesia 2045. Mari kita jaga mereka. Kunci utamanya ada di rumah; sesibuk apa pun orang tua bekerja, luangkan waktu setiap hari untuk diajak berkomunikasi," imbaunya.
Sementara itu, Ketua RW 02 Panjang Jiwo, Izzul Fikri, mengapresiasi keaktifan putra mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tersebut yang rutin menyerap aspirasi di wilayahnya. Ia berharap kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat ini terus membawa dampak positif dan solusi nyata bagi warga.

















































































