Ikuti Kami

Tragedi Ibu Aniaya Anak hingga Meninggal di Pamekasan: "Negara Harus Hadir"

Kepolisian tidak boleh hanya berfokus pada aksi tindak pidananya, tetapi juga harus mengurai faktor penyebab di balik peristiwa tersebut.

Tragedi Ibu Aniaya Anak hingga Meninggal di Pamekasan:
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari,

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan oleh seorang ibu berinisial DA terhadap anak kandungnya hingga tewas. 

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Senin (17/8).

​Ansari menegaskan bahwa kepolisian tidak boleh hanya berfokus pada aksi tindak pidananya, tetapi juga harus mengurai faktor penyebab di balik peristiwa tersebut. Polisi perlu mendalami potensi tekanan psikologis, beban ekonomi, maupun persoalan lain yang dialami DA sebelum kejadian

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

​“Ini tentu sangat memprihatinkan. Kita semua tentu bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi hingga seorang ibu berada dalam kondisi sedemikian rupa terhadap anak kandungnya sendiri,” ujar Ansari.

​Anggota Komisi VIII DPR RI itu mendorong agar pemeriksaan kejiwaan (visum et repertum psikiatrikum) terhadap DA dilakukan secara profesional. 

Langkah ini krusial mengingat kepolisian mengindikasikan adanya riwayat gangguan kejiwaan pada terduga pelaku. Menurutnya, hasil pemeriksaan psikologis tersebut penting bukan saja untuk kepentingan hukum, melainkan juga sebagai bahan evaluasi pencegahan kasus serupa.

​“Negara harus hadir. Jika ada seorang ibu yang mengalami tekanan berat, jangan sampai ia merasa berjuang sendirian. Harus ada ruang bagi mereka untuk mendapatkan pendampingan dan bantuan,” tegasnya.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

​Ia menambahkan, sistem perlindungan perempuan dan anak harus terus diperkuat, terutama dalam mendeteksi serta memediasi konflik keluarga yang berada dalam titik krisis sejak dini.

​Saat ini, kepolisian telah mengamankan DA dan masih memeriksa sejumlah saksi guna mendalami konstruksi perkara. Tim penyidik juga telah menjadwalkan pemeriksaan kejiwaan secara komprehensif untuk memastikan kondisi mental terduga pelaku saat peristiwa terjadi.

Quote