Jakarta, Gesuri.id - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengajak generasi muda di Singkawang untuk turut menjaga ketertiban kota serta mempertahankan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat.
"Artinya kita harus terus menjaga toleransi. Terutama bagi anak-anakku sekalian, belajar yang baik dan jangan membuat onar. Jangan ada balap liar atau tindakan lain yang dapat merugikan, sehingga orang akan semakin sayang kepada Kota Singkawang," tegasnya dalam acara penutupan Imlek dan Cap Go Meh, dikutip Sabtu (7/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Tjhai Chui Mie menjelaskan tema perayaan Cap Go Meh Singkawang tahun 2026 adalah “Budaya Mempersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045.”
Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi, terutama di kota yang dikenal sebagai salah satu daerah paling plural di Indonesia.
Ia menilai generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga citra kota. Oleh karena itu, mereka diharapkan dapat fokus pada pendidikan dan menjauhi berbagai tindakan yang dapat merusak ketertiban umum, termasuk balap liar.
Dengan menjaga keharmonisan sosial dan ketertiban kota, pemerintah berharap Singkawang tetap menjadi kota yang dicintai masyarakat sekaligus destinasi wisata budaya yang menarik bagi pengunjung dari berbagai daerah.
"Mari kita jaga bersama, sehingga semakin banyak orang yang datang berkunjung ke Singkawang," pungkasnya.

















































































