Ikuti Kami

Utut Adianto: Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia Jangan Jadi Beban Negara

Aset pertahanan bernilai besar tidak boleh menjadi beban anggaran tanpa memberikan manfaat nyata bagi pertahanan nasional.

Utut Adianto: Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia Jangan Jadi Beban Negara
Ilustrasi. Kapal Induk.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menegaskan persetujuan hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia harus diikuti dengan kesiapan pemerintah dalam menyiapkan pembiayaan operasional dan kejelasan fungsi strategis kapal tersebut. 

Menurutnya, aset pertahanan bernilai besar tidak boleh menjadi beban anggaran tanpa memberikan manfaat nyata bagi pertahanan nasional.

"Kita menyetujui, mudah-mudahan besok bisa diparipurnakan. Nilai kapal ini nanti kalau salah dikoreksi, tapi dugaan saya sudah melihat kalau tidak salah 54 juta euro," kata Utut di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Kamis (23/7/2026).

Utut menjelaskan, seluruh fraksi di Komisi I DPR RI menyetujui hibah kapal tersebut dengan sejumlah catatan. Salah satunya, pemerintah harus memiliki skema pembiayaan yang jelas agar kapal dapat dioperasikan secara optimal setelah resmi diterima Indonesia.

"Jangan sampai kita sudah punya ini nggak jalan. Dan yang kedua memang juga harus didesain peran khusus kapal induk ini nanti," ucap Utut.

Menurutnya, kapal induk Giuseppe Garibaldi memiliki karakteristik yang berbeda dengan kapal induk milik negara-negara besar. Karena itu, pemerintah perlu menentukan fungsi dan peran strategis kapal tersebut sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan pertahanan Indonesia.

Utut juga menilai usia kapal yang sudah tidak tergolong baru merupakan konsekuensi dari mekanisme hibah. Meski demikian, ia menilai kapal tersebut tetap memiliki nilai strategis karena dapat menjadi sarana pembelajaran bagi Indonesia dalam mengembangkan kemampuan pengoperasian kapal induk.

"Kalau kapalnya baru umur satu tahun, dua tahun siapa yang mau ngasih? Intinya kita terima kasih sekali kepada pemerintah Italia," ujar Utut.

Selain memperkuat kemampuan pertahanan maritim, Utut berpandangan hibah tersebut juga menjadi peluang bagi sumber daya manusia Indonesia untuk mempelajari teknologi dan pengoperasian kapal induk secara langsung.

"Saya berpendapat harusnya pelaut-pelaut kita, ahli-ahli soal kapal belajar. Ini kan langsung know-how. Ilmunya langsung kita dapat," jelas Utut.

Sebelumnya, pemerintah Italia melalui parlemen setempat telah menyetujui pemberian hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi kepada Indonesia. Kapal tersebut diproyeksikan akan memperkuat kemampuan pertahanan maritim nasional dan direncanakan ditempatkan di wilayah Lampung setelah proses penyerahan selesai.

Quote