Ikuti Kami

Vita Ervina Ungkap Banyak Warga Windusari Tak Tahu Status Kepesertaan BPJS Kesehatan

Minimnya informasi ini membuat banyak warga baru menyadari kepesertaan mereka tidak aktif saat sudah jatuh sakit.

Vita Ervina Ungkap Banyak Warga Windusari Tak Tahu Status Kepesertaan BPJS Kesehatan
Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI, Vita Ervina, menyoroti masih banyaknya masyarakat di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, yang awam terkait alur kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). 

Minimnya informasi ini membuat banyak warga baru menyadari kepesertaan mereka tidak aktif saat sudah jatuh sakit.

​Hal tersebut disampaikan Vita dalam acara sosialisasi program JKN-KIS yang digelar atas kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Magelang di Galang Livin (Vita Ervina Center), Mungkid, Rabu (20/5/2026).

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

​"Banyak keluhan muncul karena masyarakat tidak mengetahui apakah kepesertaan mereka aktif atau tidak. Dengan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat memahami dan mengaktifkan kepesertaan JKN mereka. Sering-seringlah mengecek status kepesertaan," tegas Vita Ervina di hadapan warga.

​Masalah ketidaktahuan warga ini menjadi krusial di tengah adanya kebijakan penonaktifan kepesertaan oleh kementerian terkait. Secara nasional, ada sekitar 11 juta peserta yang dinonaktifkan. Khusus di Kabupaten Magelang, terdapat sekitar 20 ribu peserta yang terdampak, meski kini telah diaktifkan kembali oleh kebijakan bupati setempat.

​Kepala Cabang BPJS Kesehatan Magelang, Maya Susanti, mengungkapkan bahwa dari 1,3 juta penduduk Kabupaten Magelang, sebenarnya 98,10 persen sudah tercover JKN. Namun, angka tersebut dinilai belum aman akibat adanya dinamika penonaktifan dari pusat serta rendahnya kesadaran warga untuk mengecek status kartu mereka secara berkala.

​"Kami mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar atau mengecek kepesertaannya kembali agar mendapat perlindungan kesehatan. Sehingga jika sakit mendadak, sudah ada perlindungan JKN. Bagi yang (kepesertaannya) sudah nonaktif, diharapkan bisa beralih membayar secara mandiri," jelas Maya.

Baca: Ini Deretan Program Ganjar Pranowo

​Senada dengan Vita Ervina, Direktur Ketep Pass sekaligus tokoh masyarakat Windusari, Miftahudin, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengajak warga untuk lebih proaktif dan peduli pada proteksi kesehatan keluarga.

​"Bagi warga yang belum menjadi peserta JKN, segera daftarkan diri. Jaminan kesehatan adalah hak penting sekaligus perlindungan mendasar bagi setiap warga negara," pungkas Miftahudin.

​Selain dihadiri warga Windusari, kegiatan edukasi ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Magelang, Dwi Desiawan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tidak ada lagi warga Windusari yang kesulitan mengakses layanan kesehatan akibat kendala administrasi kepesertaan.

Quote