Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPRD Banten, Yeremia Mendrofa, menegaskan bahwa anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) harus mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap keadaan yang dialami masyarakat.
Menurutnya, masyarakat kurang mampu seringkali tidak berdaya karena kurangnya akses dalam mendapatkan perhatian pemerintah.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa program-program sosial yang menyentuh langsung kepada masyarakat harus diperjuangkan.
“Mereka butuh ‘disentuh’, dikunjungi, diberi bantuan, motivasi, serta diberdayakan. Anggaran harus menyasar ke sana, karena konstitusi kita mengamanatkan bahwa fakir miskin dan anak terlantar ditanggung oleh negara, baik melalui APBN maupun APBD,” tegasnya, Selasa (6/1).
“Itulah yang selalu saya serukan, bahwa APBD atau anggaran itu harus berpihak kepada rakyat miskin. Ada istilahnya pro-poor, pro-job, dan pro-growth. Semestinya, jika kita berpihak pada masyarakat miskin, kita harus memperbanyak program kerakyatan dalam rangka pemberdayaan agar mereka semakin berdaya melalui bantuan sosial, pelatihan, maupun kegiatan yang bersifat promotif,” sambungnya.
Namun, Yeremia menerangkan, bantuan sosial yang ia harapkan adalah bantuan yang bersifat pemberdayaan dan bukan semata-mata memberikan bantuan berupa uang atau pangan saja.
“Seperti prinsip memberi kail, bukan hanya memberi ikan,” jelasnya.
Ia menyampaikan, bahwa program-program sosial di tahun 2025 dan 2026 memang mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Baca: Kisah Keluarga Ganjar Pranowo Jadi Inspiratif Banyak Pihak
Hal itu, kata dia, karena dampak penyesuaian dari beberapa kondisi seperti penerapan efisiensi anggaran dan bagi hasil pajak atau opsen pajak.
“Kita memahami bahwa pada tahun 2025-2026 ke depan akan ada penyesuaian terkait bagi hasil pajak yang lebih besar ke Kabupaten/Kota, sehingga PAD Provinsi berkurang. Namun, seiring pertumbuhan ekonomi, kita berharap PAD kembali meningkat sehingga program kerakyatan dan bantuan pemberdayaan sosial bisa diperbesar lagi,” katanya.

















































































