Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan kembali dipimpin Riswadi setelah melalui proses konsolidasi lima tahunan partai yang digelar dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) pada 28 Desember 2025 di Semarang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan, Riswadi, menegaskan bahwa konsolidasi tersebut bukan merupakan pergantian kepengurusan mendadak, melainkan mekanisme rutin partai yang bersifat top-down.
Baca: Kisah Keluarga Ganjar Pranowo Jadi Inspiratif Banyak Pihak
Melalui forum tersebut, struktur kepengurusan di tingkat DPC ditetapkan berdasarkan usulan yang kemudian diputuskan oleh DPP.
"Ini bukan perubahan, tetapi konsolidasi lima tahunan. Alhamdulillah, saya masih dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan," ujar Riswadi saat ditemui Tribunjateng.com, usai rakor di kantor DPC setempat, Minggu (4/1/2025).
Dalam kepengurusan baru ini, DPP PDI Perjuangan menunjuk Eko Afrianto sebagai Sekretaris dan Yan Kurniawan sebagai Bendahara DPC PDIP Kabupaten Pekalongan.
"Saya berharap jajaran pengurus yang terbentuk dapat bekerja solid dan mampu menjawab tantangan politik ke depan," ucapnya.
Susunan kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan periode ini berjumlah 17 orang. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan wajah baru di tingkat DPC yang sebelumnya aktif sebagai pengurus di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC).
Selain itu, komposisi kepengurusan juga telah memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
"Terdapat enam pengurus baru, namun mereka bukan orang baru di partai karena sebelumnya sudah aktif di PAC maupun DPC. Unsur perempuan juga sudah terpenuhi," jelasnya.
Riswadi mengakui bahwa dinamika politik ke depan akan semakin kompetitif. Ia menargetkan, agar PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan dapat mengembalikan perolehan kursi legislatif yang menurun pada Pemilu 2024 lalu.
"Kami kehilangan tiga kursi DPRD pada pemilu kemarin. Target minimal kami adalah mengembalikan kursi ke posisi semula, dan jika memungkinkan bisa menambah," tegasnya.

















































































