Ikuti Kami

Jacobus Minta Namanya Dicabut dari Relawan Tim Ombas Jakarta

Mantan Wasekjen DPP PDI Perjuangan itu sangat menyesalkan namanya dicatut!

Jacobus Minta Namanya Dicabut dari Relawan Tim Ombas Jakarta
Politisi Senior PDI Perjuangan Jacobus K. Mayong Padang.

Rantepao, Gesuri.id - Politisi Senior PDI Perjuangan Jacobus K. Mayong Padang mempertanyakan namanya yang tiba-tiba tanpa sepengetahuannya tercantum dalam Tim Relawan "Ombas" dalam Pilkada Toraja Utara 2020.  

Mantan Wasekjen DPP PDI Perjuangan itu sangat menyesalkan namanya dicatut!

Baca: Roy Pole Kerabat Kala? Suli: KPU Torut Tetap Profesional!

Untuk itu, Jacobus meminta agar namanya dicabut dari daftar Tim Relawan "ombas" tersebut. 

"Atas dasar itu, izinkan saya membuat klarifikasi tentang pencantuman nama saya dalam daftar Tim Ombas Jakarta  yang rupanya sudah beredar. Intinya mohon daftar tesebut direvisi dan nama saya Jacobus K. Mayong Padang  tidak dicantumkan," tegas Bung Kobu' sapaan akrabnya dalam keterangan tertulisnya kepada Gesuri, Sabtu (19/9) pagi.  

"Aduh kenapa masukkan nama saya dalam Tim Ombas Jakarta. Saya baru tahu setelah sore kemarin sampai tadi malam, dan pagi-pagi ini, bertubi- tubi bermunculan pertanyaan melalui SMS, WA, messengger mempertanyakan posisi saya, dan ada yang mengirimkan daftar Tim Ombas Jakarta dimana nama saya tercantum sebagai salah satu penasehat," ungkapnya melanjutkan. 

Mantan Anggota DPR RI dua periode itu menegaskan ia dan istrinya Emmy Rante adalah orang partai PDI Perjuangan dan berpartai secara benar. 

Berpartai benar, lanjutnya, maksudnya dalam keadaan apapun setia bahkan ketika partai mengalami tekanan yang begitu berat sehingga banyak yang lari menghindar ketakutan.

"Kami tetap bertahan di situ walaupun dengan risiko; hidup menderita. Jadi kami tidak berpartai atas dasar arah angin, atas dasar hitungan keuntungan dan peluang. Pola berpolitik seperti itu hari ini berbusa- busa berkampanye untuk partai Totosik tetapi minggu depan dari mulut yang sama tiba-tiba partai Totosik sudah menjadi sangat jelek dan satu-satunya partai yang bagus hanyalah partai MPT (Messake Pondok Tedong). Atau hari ini dengan bangganya mondar-mondar berjaket warna abu-abu yaitu warna Partai Koja (Koteng Jawa) karena dia memang ketuanya, tetapi sebulan kemudian warna jaketnya sudah berubah menjadi warna samar-samar karena ternyata ia sudah menjadi ketua Partai Sessek," tegas Bung Kobu' sapaan akrabnya.

Baca: Diserang Isu Hoax Ijazah Palsu, Kalatiku Santai & Tenang

"Mereka terampil bernarasi tentang politik dan bisa menjelaskan panjang lebar ttg cara berpolitik agar bisa tetap eksis, tetapi mereka gaguh bicara tentang NILAI tentang ETIKA dan tentang esensi dasar politik yg oleh Sabam Sirait menyebut Politik itu Suci," ujarnya menambahkan.

Bersamaan dengan itu, ia juga menjelaskan loyalitas dan kecintaannya pada Toraja tidaklah musiman dan mengikuti arah angin dan berdasar kalkulasi keuntungan apapun. 

Loyalitas kami, ia menegaskan, jelas, total dan konsisten. 

"Jadi loyalitas kami untuk Toraja dan ke-Torajaan tidak bisa diukur dengan hanya sekedar menjadi tim untuk satu kandidat yang sifatnya hanya periodik," pungkasnya.

Quote