Ikuti Kami

Kepala BSPN DKI: Pelatih Saksi di TPS Harus Lebih Berani

Pelatihan tersebut akan berlangsung selama 2 hari dengan pembekalan sejumlah materi.

Kepala BSPN DKI: Pelatih Saksi di TPS Harus Lebih Berani
Kepala BSPN DKI Christianto Suryowibowo. (istimewa)

Jakarta, Gesuri.id -  Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta menggelar Pelatihan Pelatih Saksi Daerah (PPSD) gelombang III yang diselenggarakan di kantor DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur, Sabtu (26/11).

Baca: BSPN DPD DKI Jakarta Gelar Pelatihan Pelatih Saksi Daerah

Pelatihan tersebut akan berlangsung selama 2 hari dengan pembekalan sejumlah materi. Hal itu disampaikan Kepala BSPN DKI Christianto Suryowibowo saat ditemui Gesuri.id usai pembukaan kegiatan tersebut.

Pelatihan Pelatih Saksi Daerah (PPSD) gelombang III saat ini diikuti dari Jakarta Timur, dimana masing-masing PAC mengutus 4 orang, 6 orang dari BSPN Daerah dan 6 dari BSPN Jakarta Timur sehingga total peserta yang mengikuti pelatihan keseluruhan sebanyak 52 orang.

Lebih lanjut Christianto mengatakan jika nanti mereka sebagai pelatih saksi tingkatan TPS agar lebih berani mengisi formulir keberatannya di C2.

"Selama ini kalau ditanya kepada saksi TPS kepada pengurus partai ditingkat anak ranting maupun ranting mereka selalu mengatakan ada kecurangan ini itu, tetapi sama sekali C2-nya formulir keberatannya itu tidak pernah terisi jadi Kosong, padahal informasi dalam bentuk Whatapp, SMS dan sebagainya kecurangan banyak terjadi. Ini kita membekali mereka supaya ketika terjadi kecurangan mereka bisa mengisi C2 dan berani meminta tanda tangan dari petugas KPPS nya," ungkapnya.

Baca: PDI Perjuangan Satu-satu Partai yang Miliki BSPN

"Untuk materi gelombang 1, 2, dan 3 sendiri sama gitu ya cuman mungkin ada karakteristik wilayah terutama Jakarta Timur bisa kita katakan dapil hijau, dapil dimana kekuatan partai islam itu lebih kuat daripada partai nasionalis. Nah ini mungkin ada trik-trik khusus bagaimana kita mengawal, mengamankan suara. Terutama mungkin kita masuk lewat jalur-jalur tokoh masyarakat setempat," tutupnya.

Quote