Ikuti Kami

Wacana Rekonsiliasi Harus Perhatikan Aspirasi Akar Rumput

Sebaiknya dipertimbangkan ulang bila rekonsiliasi itu diartikan sebagai ‘bergabung di pemerintahan dan mendapat kursi di kabinet.

Wacana Rekonsiliasi Harus Perhatikan Aspirasi Akar Rumput
Presden terpilih Joko Widodo dan calon presiden Prabowo Subianto.

Jakarta Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan TB Hasanuddin menegaskan agar  rencana memberi kursi di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin bagi pihak 'oposisi' atau pendukung pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dipertimbangkan kembali.

Hal itu ditegaskan pria yang akrab disapa Kang Hasan itu setelah mendengar aspirasi dari akar rumput. 

Baca: Jokowi Beri Lampu Hijau Rekonsiliasi dengan Prabowo

“Menurut hemat kami dan mendengar aspirasi dari bawah, sebaiknya dipertimbangkan ulang bila rekonsiliasi itu diartikan sebagai ‘bergabung di pemerintahan dan mendapat kursi di kabinet',” kata kang Hasan, baru-baru ini. 

Kang Hasan mengatakan pemilihan umum tahun ini adalah pemilihan umum paling keras. Sebab, hoaks dan fitnah secara masif dan sistematis merajalela. 

Dan kenyataannya hingga kini, luka akibat hoaks dan fitnah itu belum hilang dari ingatan para pendukung Jokowi-Ma'ruf. Apalagi berita bohong dan fitnah ini menyasar personal, komunitas bahkan partai. 

Belum lagi, lanjut kang Hasan, ada kelompok-kelompok anti Pancasila yang  mendompleng pemilu kali ini dan turut agresif menyerang Jokowi-Maruf. Hal ini juga masih membekas di ingatan. 

"Darah dan luka kami masih belum kering saat melawan khilafah , masa sekarang harus sudah peluk pelukan," kata Kang Hasan. 

Baca: Pramono Pastikan Rekonsiliasi Hingga Pelantikan Presiden

Kang Hasan menegaskan, pendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dan partai koalisinya akan baik-baik saja bila ada di luar pemerintahan.

“Justru pemerintahan yang baik membutuhkan kontrol dari luar agar terjadi keseimbangan demi kepentingan publik,” tandasnya.

Quote