Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi XIII DPR R, Andreas Hugo Pareira (AHP) meresmikan fasilitas sumur bor air minum bersih di Dusun Nualolo Desa Bhera Kecamatan Mego di Kabupaten Sikka, NTT.
Peresmian yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri ini menjadi momentum penting bagi pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pelosok Kabupaten Sikka, sebagai wujud nyata kerja politik kerakyatan.
“Bersih sekali, dingin sekali,” ungkap AHP senang.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Selain melihat langsung tugu kran air dan merasakan kesegaran air bersih, AHP yang datang bersama istri dan anaknya juga meninjau bak penampung air.
Dia ingin memastikan mekanisme distribusi air bersih dapat dirasakan manfaatnya oleh 300 kepala keluarga di dusun itu.
AHP menekankan bahwa ketersediaan air bersih adalah urusan wajib menyangkut martabat dan kesehatan masyarakat.
“Air bersih merupakan hak dasar. Kebutuhan air bersih sangat mendesak dan sangat dibutuhkan masyarakat, apalagi bagi masyarakat Desa Bhera yang selama ini harus berjuang ekstra untuk mendapatkannya. Air adalah sumber kehidupan; tanpa air bersih, kita tidak bisa bicara soal kualitas kesehatan, gizi, maupun pencegahan stunting secara maksimal,” tegas politisi senior PDI Perjuangan tersebut.
Fasilitas sumur bor ini diharapkan mampu memangkas beban harian warga Dusun Nualolo Desa Bhera yang selama ini bergantung pada sumber air yang jauh atau tidak menentu. Dengan kucuran air bersih yang kini mengalir dekat dengan pemukiman, produktivitas warga diharapkan meningkat.
Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat
Tokoh muda Lio, Agustinus Poa yang hadir mendampingi AHP, menyampaikan bahwa proyek ini adalah salah satu dari sekian banyak upaya nyata untuk memastikan distribusi keadilan pembangunan sampai ke desa-desa terpencil di wilayah Sikka.
Agustinus Poa menambahkan sumur bor ini merupakan jawaban AHP terhadap aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui AHP. Pelaksanaan dengan spirit goting royong dikerjakan secara swadaya oleh kelompok masyarakat Sa Ate Dusun Nualolo.
Posisi sumur bor berada pada kedalaman 40.meter. Dengan kondisi yang ideal itu, sumur bor tersebut mampu menghasilkan debit air yang cukup tinggi. Meski hanya dengan 1 tugu dan 6 kran air, upaya ini benar-benar membantu kebutuhan air bersih warga masyarakat.

















































































