Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kalsel H. M. Syaripuddin atau yang akrab disapa Bang Dhin menggelar kegiatan keagamaan bersama santri-santri Pondok Pesantren Al-Fikrah di Kota Citra Graha.
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan Haul Abah Guru Sekumpul dan menghadirkan penceramah Habib Ahmad bin Novel bin Jindan. Momen ini menjadi sarana pembelajaran dalam menyebarkan syiar Islam serta menanamkan nilai iman dan takwa sejak dini kepada generasi muda.
Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur
Bang Dhin mengatakan peringatan hari-hari besar Islam seperti Isra Mi’raj telah menjadi agenda rutin yang kerap ia laksanakan di kediamannya. Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam mempererat silaturahmi antarsesama serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Ia berharap, selain sebagai sarana memperdalam pemahaman keislaman, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara tokoh masyarakat, santri, dan warga sekitar.
"Hari besar Islam, baik itu Isra Mi’raj maupun Maulid, saya sering melaksanakan kegiatan ini dan menjadi agenda rutinan. Mudah-mudahan dengan agenda ini bisa mempererat silaturahmi antarumat manusia, antarsesama. Tentu kita bisa mendapatkan berkah dan hikmah dari kegiatan ini. Kebetulan anak saya santri di Al-Fikrah, sehingga juga kami mengundang santri-santri Al-Fikrah untuk hadir dalam kegiatan ini. Saya berharap mereka mendapatkan sesuatu dari tausiyah yang disampaikan Habib Ahmad,” ujar Bang Dhin.
Baca: Mengulik Gaya Kepemimpinan Transformasional Ganjar Pranowo
Habib Ahmad yang merupakan tokoh ulama di Indonesia sekaligus pimpinan Yayasan Al-Fachriyah di Tangerang, menyampaikan makna dan hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya tentang pentingnya salat lima waktu sebagai tiang agama dan wujud ketaatan muslim.
Selain itu, Habib Ahmad bin Novel juga mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, meneladani akhlak Rasulullah, serta memperkuat kecintaan kepada ulama. Momentum Haul Abah Guru Sekumpul turut menjadi pengingat akan jasa dan keteladanan ulama besar yang telah banyak berkontribusi dalam dakwah Islam, khususnya di Kalimantan Selatan.
Bang Dhin memastikan kegiatan keagamaan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar berdampak positif bagi pembinaan moral serta spiritual masyarakat, khususnya generasi muda.

















































































