Tapanuli Tengah — PDI Perjuangan menggelar kegiatan penanaman pohon di Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bagian dari rangkaian perayaan Natal Nasional. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian partai terhadap pemulihan lingkungan pascabencana alam yang terjadi akibat kerusakan ekosistem.
Ketua Natal Nasional PDI Perjuangan, Marinus Gea, menegaskan bahwa bencana alam yang kerap terjadi, khususnya di wilayah Sumatera, tidak dapat dilihat semata-mata sebagai peristiwa alamiah.
Baca: Ganjar Pranowo Tak Ambil Pusing Elektabilitas Ditempel Ketat

“Bencana yang kita saksikan, khususnya di Sumatera, bukan hanya kehendak alam, melainkan juga akibat langsung dari ulah manusia yang abai terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Marinus Gea di Sipange, Kecamatan Tuka, Tapanuli Tengah. Sabtu, 24 Januari 2026.
Menurutnya, penanaman pohon ini merupakan langkah konkret untuk memulihkan alam sekaligus sebagai bentuk koreksi terhadap pola pembangunan yang mengabaikan keseimbangan lingkungan dan keselamatan rakyat.
Marinus juga mengaitkan kegiatan tersebut dengan pandangan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang kerap mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan nilai keadilan dan peradaban.
“Seperti yang disampaikan Ibu Megawati Soekarnoputri, ‘Ini bukan pembangunan, melainkan pembangunan tanpa keadilan dan tanpa peradaban,’ ketika lingkungan dirusak dan rakyat menjadi korban,” katanya.
Ia menegaskan, PDI Perjuangan berpandangan bahwa lingkungan yang lestari merupakan hak dasar rakyat dan bagian dari keadilan sosial sebagaimana diamanatkan Pancasila. Karena itu, pembangunan harus dijalankan secara berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan rakyat banyak.

Baca: Ganjar Minta Parpol Pendukung Wacana Kepala Daerah Dipilih
Penanaman pohon ini juga katanya mencerminkan nilai Trisakti Bung Karno, khususnya berkepribadian dalam budaya dengan hidup selaras bersama alam serta berdikari dalam ekonomi melalui lingkungan yang terjaga.
Kegiatan tersebut melibatkan kader PDI Perjuangan, masyarakat setempat, serta tokoh agama dan pemuda. Selain penanaman pohon, rangkaian Natal Nasional PDI Perjuangan di Tapanuli Tengah juga diisi dengan doa bersama dan aksi sosial kemasyarakatan.
“Melalui momentum Natal ini, kami ingin menegaskan bahwa merawat ciptaan Tuhan adalah bagian dari iman, tanggung jawab sosial, dan perjuangan politik untuk masa depan bangsa,” pungkas Marinus.

















































































